TANGERANG, Faktakhatulistiwa.com – Sebuah rumah kost yang berlokasi di Jalan Taman Hiburan, RT04, RW02, Sukasari, Kota Tangerang disidak petugas gabungan, Rabu (25/5/2022) malam.

Dalam sidak tersebut petugas beserta warga mendapati tiga orang yang terdiri dari dua pria, dan satu wanita tengah berada didalam satu kamar kost.

Sidak tersebut dihadiri oleh Lurah Sukasari, Babinsa 2 Sukasari, Binamas Sukasari, Ketua RW02, dan Ketua RT04, serta Tokoh Masyarakat.

Saat di lokasi, Lurah Sukasari, Adi Pratama mengatakan, sidak tersebut berdasarkan adanya laporan dari warga setempat yang mendapati adanya pasangan belum menikah yang tinggal di dalam satu kamar kost.

“Adanya laporan dari warga, warga sudah mulai gerah mungkin, jadi titik klimaksnya hari ini kita investigasi ke lapangan bersama Binamas dan Babinsa, beserta perangkat RT dan RW, serta Tokoh Masyarakat. Dan kita dapati adanya pasangan yang terindikasi bukan suami istri,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ketiga orang yang tertangkap tangan berada di dalam satu kamar kost ini diberikan sanksi dengan membuat pernyataan secara terbuka. Meski diungkapkan bahwa dalam satu kamar kost tersebut dihuni oleh dua pasangan bukan suami istri, yang dimana satu wanita lagi tengah tidak ada di lokasi karena sedang bekerja.

Dua Pria dan Satu Wanita (kiri) Yang Tertangkap Tangan Dalam Satu Kamar Kost saat Diberikan Sanksi Teguran dan Pernyataan Secara Terbuka, foto Faktakhatulistiwa.com

“Pendekatan kami secara persuasif dengan memberikan peringatan guna memberikan efek jera, agar kedua pasangan tersebut tidak lagi melakukan hubungan diluar nikah. Dan ini akan diawasi oleh para tetangganya,” jelasnya.

Dari identitasnya, pasangan bukan suami istri ini diketahui dari luar daerah yang diakui sedang bekerja di Kota Tangerang.

“Dari identitasnya warga dari Lampung dan Bogor. Bogor yang cowok, dan yang cewek dari Lampung. Dan itu mau tunangan katanya, dan saya minta semua selalu mengawasi pasangan itu, dan pasangan itu harus menikah,” ujar Lurah Adi.

Mantan Sekretaris Kelurahan Cikokol ini pun berharap agar penyakit-penyakit masyarakat di lingkungannya dapat diberantas, guna menciptakan lingkungan yang aman, dan nyaman.

“Termasuk narkobanya, prostitusinya, perjudiannya, minuman kerasnya, dan kita akan bertahap, satu-satu akan kita telusuri,” pungkasnya.

Sumber/Penulis : Yudha Faktakhatulistiwa.com

follow and like us:
Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan