TANGERANG, Faktakhatulistiwa.com –  Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kota Tangerang pada Selasa (10/4/22) malam, di Komplek Perumahan Pondok Arum, Kelurahan Nambo Jaya, Karawaci kembali menggenang.

Pasalnya, meski genangan terjadi di beberapa titik wilayah Kota Tangerang, namun kepanikan nampak bagi warga Pondok Arum acap kali terjadi hujan lebat  yang wilayahnya berdampingan dengan Kali Sabi.

Hal tersebut diungkapkan salahsatu warga yang membeberkan, bahwa setiap eksistensitas curah hujan yang tinggi membuat panik terlebih jika Kali Sabi mulai meluap. “Panik lah mas, setiap hujan pasti yang kebayang banjir, trauma masih kerasa pas banjir tinggi di tahun 2020 kemarin, apalagi kalo kali sabi ngeluap,” terang Bahrul salahsatu warga pendatang yang bermukim di Pondok Arum.

Ketinggian genangan yang terjadi akibat hujan lebat sejak pukul 23:00 hingga 01:30 dini hari relatif tinggi, namun pada pantauan pagi hari ketinggian sudah berangsur surut, mulai dari mata kaki hingga lutut orang dewasa.

Lurah Nambo Jaya Samsu Rais saat dimintai keterangan mengatakan, ketinggian genangan yang terjadi sudah mulai surut namun tersisah beberapa genangan karena faktor penunjang antisipatif yang belum memadai.

” Hujan dimulai pukul 11.13 malam dan jam satu jam dua itu memang ada kenangan di RW. 03 04 dan 05. Alhamdulillah dengan kesiapan para pengurus pompa di RW 05 itu jam 5 Subuh sudah sering tidak ada kendala, yang paling agak parah memang di RW 04, karena memang semua air yang mengalir ada di RW 04 yang memang kekurangan pompa,” jelasnya.

Untuk itu dirinya juga menghimbau, jika hujan kembali terjadi dan debit air di Kali Sabi meluap agar warga lekas bergegas untuk melakukan langkah evakuasi ke tempat yang telah disediakan. “Antisipasi sudah menghimbau melalui video dan disebarluaskan kepada forum RT dan RW untuk disebarluaskan kepada warga jika sudah masuk siaga artinya untuk siap-siap dan sebagain titik-titik posko juga sudah dibuatkan,” imbuh Samsu Rais.

Sementara disisi lain Camat Karawaci Wawan Fauzi saat monitoring wilayah yang tergenang dengan memantau Pos Pompa Air bersama jajaran kelurahan dan warga. Di sela kesigapannya dirinya pun mengatakan, dengan curah hujan yang terjadi tidak hanya di wilayah Kelurahan Nambo Jaya, namun ada beberapa titik genangan yang terjadi di wilayah Kecamatan Karawaci.

” Bukan hanya disini ya, curah hujan semalam cukup deras dan beberapa wilayah juga tergenang. Yang pasti kita semua jajaran pemerintah kota atas perintah pak wali (Walikota Tangerang H. Arief R Wismansyah-red) terus monitor wilayah ambil langkah-langkah antisipatif dan alhamdulillah kalau pun bisa dibilang curah hujan cukup besar semalam genangan-genangan yang ada sudah mulai bisa teratasi dan mudah-mudahan kita berharap tidak ada hujan lagi di siang ini dan sesegera mungkin semua genangan ini bisa surut,” terangnya.

Menurutnya, genangan yang terjadi akibat hujan deras ada faktor lain yang mengakibatkan genangan terjadi, dan dirinya juga menghimbau kepada warga agar tetap memperhatikan serta menjaga kebersihan wilayah agar genangan bisa cepat teratasi.

“Di Cimone juga semalam meluap sampai tadi pagi dan di Pondok Arum ini masih batas toleransi, dalam artian masih antara setinggi mata kaki 30 sampai 50 cm. Ini juga kita dapati banyak sampah ya, kita juga menghimbau agar warga bisa menjaga kebersihan, dan jangan buang sampah di saluran- saluran air, dan yang akhirnya tadi beberapa titik genangan kita turunkan petugas untuk membersihkan saluran karena air yang terhambat,” ungkap Wawan.

Pihaknya menambahkan, usai monitoring untuk para lurah se- Kecamatan Kawaraci khususnya yang mengalami genangan tinggi untuk segera melaporkan kendala yang terjadi agar segera dapat diduliskusikan untuk mengambil langkah antisipasi dalam menanggulangi genangan.

“Tadi saya sudah minta ke semuanya di 16 kelurahan paling lambat jam 12 ini melaporkan semua genangan dan juga melaporkan masalah serta solusi yang harus kita lakukan agar kita koordinasikan ke OPD terkait. Kita harapkan dari laporan- laporan ini ada solusi- solusi yang juga bisa diusulkan dan menjadi solusi untuk penanganan genangan,” tandas Wawan Fauzi.

Sumber/Penulis : Abidin
Editor : Abidin Faktakhatulistiwa.com

follow and like us:
Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan