NEWS TICKER

Warga Kunciran – Cipete Gruduk Pengadilan Negeri Tangerang

Senin, 7 September 2020 | 2:25 pm
Reporter: SEP
Posted by: Indra Rubadi
Dibaca: 72
Warga Kunciran - Cipete Gruduk PN Tangerang, foto istimewa Faktakhatulistiwa.com

KOTA TANGERANG, Faktakhatulistiwa.com – Warga kunciran gruduk pengadilan negeri Tangerang jalan MH tamrin Senin 4 September 2020.

Negoisasi dijembatan Kapolsek Kota Tangerang Kompol Markus Sihombing SH MH.

Penjagaan dari TNI,POLRI berlapis di halaman, dalam lingkup pengadilan. Dalam orasi masa di luar gedung meneriakan bakar bakar bakar.

Kepala pengadila negeri Kota Tangerang masih dalam rapat dengan utusan Kajagung berjanji akan menerima warga.

Delapan orang perwakilan warga untuk bernegoisasi menuntut surat eksekusi yang di keluarkan Pengadilan negeri Tangerang supaya di batalkan akirnya bisa masuk ruangediasi.

Humas Pengadilan Negeri Tangerang mengatakan, hasil dari mediasi warga  dipersilahkan menggugat lagi bila memiliki bukti-bukti yang sah.

Objek sengketa tanah 45 hektar yang sudah di eksekusi. Klau warga memiliki bukti yang lain silahkan menggugat lagi ujar Arif Budi Cahyono SH MH.

Kalau masarakat ada yg berhak tanah yang 45 silahkan lapor pidananya maupun gugat perdatanya lagi. Kami sipa membantu ujar humas di depan awak media.

Eksekusi sudah di jalankan Karna ada permohonan hasil putusan yang sudah inkrah.

Silahkan warga klau mau mengajukan gugatan lagi, klau ada prosses pidana memalsukan sertipikat silahkan lakukan pidananya tantang humas

Saipul Basri korlap hasil mediasi tuntutanya batalkan eksekusi tanah seluas 45 hektar.

Warga siap gugat Darmawan lewat pengadulan haji ketua pengadilan siap mengawal. Ujar bang marchel.

Mediator tidak mengetahui apa yg terjadi di lapangan ujar Saipul Basri. Kami atas nama warga kelurahan kunciran dan Cipete siap bertarung mempertahankan hak warga.

Tuntutan kami pembatalan eksekusi. Kami menduga sertipikat yang di miliki Darmawan palsu, nanti kita selidiki dulu bagai mana Darmawan bisa memiliki sertipikat tanah seluas 45 hektar.

Darmawan penggugat Di duga memiliki surat surat palsu (fiktip) surat inilah yang akan kami buktikan nanti di gugatan. Bagai mana dia bisa mendapat surat surat sampai terbitnya sertipikat.

Ada dugaan administrasi surat menyurat  yg di ajukan Darmawan itu asli apa fiktip. Klau di temukan fiktip berarti ada permainan orang BPN sama pejabat kelurahan.

Dalam mediasi kpn tidak bisa interfensi antara penggugat dan tergugat ujar Saipul, Jalan satu satunya warga siap gugat perdata maupun laporkan pidananya ke kepolisian.

Saat ini tanah masih di kuasai oleh warga Karena masih berdiri rumah, 60% warga memiliki sertipikat, Darmawan mengklaim berdasarkan sertipikat tahun 64 yang di terbitkan HGB.

Wawan darmawan mendapatkan tanah dari orang tuanya DRS mix Iskandar, tetapi Wawan Darmawan tidak pernah menguasai tanah tersebut.

Setelah tanah di daerah sini mahal Wawan menggugat warga. Tetapi warga yang di gugat tidak ada yang tahu klau ada gugatan di pengadilan negeri tangerang.

© 2020 Fakta Khatulistiwa. All Rights Reserved.