NEWS TICKER

Warga Keluhkan Kebijakan Walikota Menutup Jalan Pasar Lama

Selasa, 30 Juni 2020 | 10:15 am
Reporter: Indra
Posted by: Indra Rubadi
Dibaca: 403
Kemacetan akibat penutupan Jalan Kisamaun, Foto istimewa faktakhatulistiwa.com

KOTA TANGERANG, Faktakhatulistiwa.com – Warga Pasar Lama mengeluhkan Kebijakan Walikota Tangerang terkait Penutupan Jalan Kisamaun, Kelurahan Sukasari Kota Tangerang yang menurut Warga adalah sebuah Bumerang bagi Warga Pasar Lama.

Pasalnya, Penerapan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang yang telah membuat kebijakan penutupan akses jalan Pasar Lama, dirasa mengisolasi para Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Seperti yang diKeluhkan Paguyuban Anak Muda Pasar Lama (AMPLA) Bang Aboey, terkait penutupan akses Jalan Lokasi Wisata Kuliner yang pernah menjadi Lokasi Wisata andalan Kota Tangerang.

Koordinator AMPLA Aboey mengatakan, penutupan akses jalan masuk area Pasar Lama sangat merugikan dan cenderung menambah persoalan tanpa memberikan solusi bagi para konsumen maupun para pedagang.

“Jelas, ini kan masalah akses masuk pintu utama yang ditutup kurang lebih sudah dua bulan diduga kurang solusi, seharusnya pemerintah harus bijak, disini banyak sekali UMKM yang menggantungkan nasib, juga membuat masyarakat kena imbas, karena pengunjung banyak yang menggunakan akses jalan kampung untuk melintas maupun parkir,” ungkapnya.

Dirinya juga menjelaskan, pemerintah dapat memberikan solusi terbaik untuk para pedagang maupun pengguna jalan yang hendak melintas ataupun memasuki area Pasar Lama sekaligus berwisata Kuliner.

“Sekarang gini, seharusnya kebijakan pemerintah bolehlah untuk penerapan PSBB dalam menghambat penyebaran Covid-19, tapi paling tidak cobalah lebih bijak, paling tidak buka sedikit untuk para pejalan kaki, pengendara sepeda maupun motor tuk masuk,” harap Aboey.

Selain mempersulit pengguna jalan, penutupan dengan menggunakan Separator juga mengakibatkan kemacetan akibat penumpukan kendaraan.

“Sekarang semuanya merasa dirugikan, ada kemacetan, di gang-gang sempit buat parkir akibat jalan yang menuju pasar lama di tutup, setiap weekend Jalan Saham dan Unis BCA kadang di tutup, kadang juga buat barel parkir baru, akibatnya akses malah tambah semrawut, belom lagi pedagang karna waktunya sempit ada yang diangkut, ya…macem-macem lah masalahnya, peraturan tetap peraturan tapi harus dikaji kembali jika hanya merugikan banyak pihak,” tandasnya.

Disisi lain, Warga Pasar Lama Fery pun merasa sangat dirugikan dan dibuat ketakutan dengan penutupan Jalan Kisamaun hingga mengungkapkan kekesalannya dengan berkomentar kepada awak media saat diwawancara di Jalan Kisamaun, Pasar Lama.

“Pa.Wali, coba difikirin lagi tuh aturannya, Mobil yang ga nularin Virus Corona ga boleh masuk, motor yang ga nularin ga boleh masuk, orang yang segini banyaknya bisa nularin Corona boleh masuk, bagaimana kampung saya ini, bisa kena Corona inimah,” Tegasnya.

© 2020 Fakta Khatulistiwa. All Rights Reserved.