JAKARTA, Faktakhatulistiwa.com – Tim dosen dari Program Studi Pendidikan Seni Rupa Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) menggelar Pelatihan Desain Grafis bagi Tenaga Kependidikan (tendik) di lingkungan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) pada 5-7 Juli 2021 secara daring melalui zoom meeting. 

Dosen Pendidikan Seni Rupa, FBS, UNJ, Ririn Despriliani mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian dari Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M).

“P2M merupakan salah satu agenda rutin kegiatan yang dilaksanakan Dosen dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi,” jelas Ririn, Kamis (21/10/2021).

Kegiatan tersebut di desain lamgsung oleh Ketua P2M, Ririn Despriliani, S.Pd., M.Si. dan anggota tim dosen, M.C. Wara Candrasari, S.Sn., M.Ds. serta dibantu oleh tim mahasiswa, Hasbi Hawali, Devi Fauziah, Muhammad Hamzah, Sarah, Putri, dan Sheyla.

“Pelatihan diikuti oleh 33 peserta yang terdiri dari 23 tendik FBS dan 10 tendik dari unit kerja lain, yaitu UPT TIK, UPT Perpustakaan, Biro Keuangan, Biro Umum dan Kepegawaian, Fakultas Ekonomi, Fakultas Olah Raga, Fakultas Ilmu Sosial, dan Fakultas Pendidikan Psikologi,” ungkapnya.


Tim Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Pendidikan Seni Rupa, FBS, UNJ. Sumber : Tim P2M Prodi Pendidikan Seni Rupa, 2021.

Sebagaimana diketahui bahwa tujuan pelatihan adalah untuk memberikan wawasan, pengetahuan, dan keterampilan bagi tendik di bidang desain grafis, yang dalam era digital saat ini sangat dibutuhkan dan memiliki andil signifikan terhadap kesuksesan pelaksanaan suatu kegiatan.

“Keterampilan desain grafis umumnya digunakan dalam rancangan poster, flyer, pamphlet, dan lain-lain, yang menjadi media publikasi utama dalam perencanaan sebuah even, terlebih even yang dilaksanakan secara daring. Sehingga, melalui penguasaan desain grafis yang mumpuni, akan tercipta media publikasi otentik yang apik untuk dijadikan dokumentasi kegiatan,” jelas dia.

Bagi tendik, lanjut Ririn, bagaimana mendesain media publikasi yang kreatif dan informatif, acapkali menjadi tantangan tersendiri.

“Oleh sebab itu, di sinilah para tendik dapat memainkan peran utama melalui kepiawaiannya di bidang desain grafis, yang dapat mereka tuangkan dalam mendesain poster, flyer, pamphlet, leaflet, ataupun media publikasi lainnya,” ujarnya.


Tim P2M dan Peserta Pelatihan. Sumber : Tim P2M Prodi Pendidikan Seni Rupa, 2021.

Pelatihan Desain Grafis kali ini memperkenalkan teknik dasar mendesain melalui tool Adobe Illustrator yang sebelumnya telah diinstal pada laptop kerja masing-masing peserta, dengan mengusung Ririn Despriliani untuk menjadi narasumber dan MC.

Selain itu, Wara Candrasari memaparkan materi dasar tentang cara mengoperasikan aplikasi Adobe Illustrator, mengajarkan tata letak layout dalam mendesain, penggunaan jenis huruf untuk desain komersil dan tidak komersil, serta tips mendesain.

“Kegiatan pelatihan selanjutnya lebih bertumpu pada praktik langsung sehingga peserta benar-benar mendapatkan hands-on-experience yang aplikatif,” tambah Wara.

Pengenalan Software Adobe Illustrator Kepada Peserta Pelatihan. Sumber : Tim P2M Prodi Pendidikan Seni Rupa, 2021.

Hari pertama, peserta mulai membuka lembar kerja dan membuat gambar. Kegiatan ini meliputi :

  1. Membuat obyek sederhana,
  2. Menyeleksi bagian tertentu dari obyek,
  3. Menentukan ukuran,
  4. Posisi dan pilihan warna,
  5. Memperbaiki kualitas gambar, hingga menyisipkan teks dan memberikan efek pada gambar.

Pada hari kedua, peserta berlatih :

  1. Mendesain flyer,
  2. Menentukan layout,
  3. Memilih gambar sesuai konsep, dan menyimpan hasil pekerjaannya.

Hari ketiga dan keempat, pelatihan berfokus pada pengembangan keterampilan peserta dalam mengintegrasikan Adobe Illustrator dengan aplikasi lain untuk melahirkan output flyer yang estetik.

Narasumber dan trainer juga berinteraksi positif terkait penyelesaian tugas dan evaluasi desain karya peserta. Diharapkan setelah kegiatan ini, para peserta dapat mengembangkan kreatifitas dalam membuat desain menggunakan aplikasi Adobe Illustrator untuk menunjang pekerjaan.

“Para peserta pelatihan yang memenuhi syarat dan berhasil menyelesaikan karya desain dengan baik akan mendapatkan sertifikat kegiatan pelatihan,” lanjut Ririn menandaskan. (Red)

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *