TANGERANG, Faktakhatulistiwa.com – Zona rekreasi kolam renang Newton Water Park, yang berlokasi di Jalan M. Toha, Kelurahan Pabuaran Tumpeng, Kecamatan Karawaci dipadati pengunjung sejak lebaran, Jum’at (15/5/2021) lalu.

Hal tersebut dikatakan berpotensi adanya cluster baru Covid 19.

Sebelumnya, surat Edaran (SE) Walikota Tangerang No. 180/1729 – Bag. Hkm /2021. Tentang Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat berbasis Mikro Dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Covid 19 di tingkat Kelurahan untuk Pengendalian Covid 19. Yang tertuang di Pasal 10 tempat hiburan, gelagang olahraga dan tempat rekreasi di tutup, yang ditanda tangani oleh Walikota Tangerang pertanggal 04 Mei 2021.

Diketahui ramainya wahana keluarga kolam renang Newton Water Park adanya cuitan di akun Instragram, lalu dengan sigap tiga pilar diantaranya, Kecamatan Karawaci, Polsek Karawaci, dan Koramil 01/Tangerang, untuk membubarkan pengunjung dan menutup sementara Wahana Keluarga tersebut, ada dugaan Newton Water Park di bulan puasa pun buka, sehingga pada Jumat, 14 Mei 2021 dan Sabtu,15 Mei 2021, pasca dibanjirinya pengunjung hingga mencapai kurang lebih 900 orang perharinya.

Ditenggarai di lokasi tersebut, pihak pengelola juga mengelar acara Gebyar Ramadhan dan Lebaran.

Lurah Pabuaran Tumpeng, Ujang Sulaeman menjelaskan, pandemi covid 19 masih ada, Surat Edaran Wali Kota mengatakan tempat rekreasi ditutup.

“Saya telah memberi informasi ke pihak pengelola terkait Surat Edaran Wali Kota Tangerang, karena masih dimasa pandemi Covid 19 di pasca lebaran. Tempat rekreasi harus ditutup,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Aliansi Poros Tangerang Solid (Portas) Hilman Santosa, mengatakan, di dalam Surat Edaran Walikota tentang perpanjangan PPKM berbasis Mikro Dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Covid 19 ditingkat Kelurahan, di pasal 10 sudah jelas tempat rekreasi harus tutup.

“Sudah jelas Instruksi Gubernur Banten, No. 556/901- Dispar/2021, tentang penutupan sementara destinasi wisata. Dan ini bukan jebakan Batman, lantaran Surat Edaran dari Walikota sudah dijelaskan bahwa adanya larangan tempat rekreasi untuk tidak buka. Ini harus di jalankan oleh pengusaha hiburan dan pemilik rekreasi. Pada dasarnya memang bandel pengusaha atau pemiliknya, ada dugaan kucing – kucingan untuk buka mereka. Agar tidak terhendus oleh satgas Covid 19 dan Satpol PP,” imbuhnya. Senin (17/05/2021).

Kendati demikian, dirinya meminta peristiwa ramainya pengunjung kolam renang di Instragram (IG), Sabtu 15 Mei 2021, Satpol PP Kota Tangerang. Harus bertindak tegas untuk menyegel wahana keluarga kolam renang Newton Water Park, kalaupun sudah ditutup sementara.

“Tanpa pandang bulu, sudah jelas di lokasi telah melanggar Prokes dan menjadikan Cluster Rekreasi sebagai penyebaran Covid 19 dengan cepat,” ucapnya.

“Apabila Satpol PP Kota Tangerang, tidak bisa menutup wahana tersebut, maka kita akan aksi ke Kantor Walikota Tangerang. Tentang Kinerja penegak Hukum Daerah. Masa Mudik dilarang, Ziarah dilarang, Ibadah Sholat dilarang alasan penyebaran Covid 19, sementara tempat rekreasi di buka dan luput dari Pantauan. Inilah ketidak tegaskan satgas Covid 19 di Kota Tangerang,” pungkasnya dengan nada Kesal.

Sampai berita ini ditayangkan belum ada kutipan resmi dari pemerintah daerah dan Satgas Covid 19 Kota Tangerang.

follow and like us:
Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan