NEWS TICKER

Terkendala Cuaca, Basarnas Lakukan Pencarian Hilangnya Pesawat Sriwijaya Air di Kepulauan Seribu

Minggu, 10 Januari 2021 | 6:00 pm
Reporter: Sandi Kurniawan
Posted by: Redaktur
Dibaca: 95
Basarnas saat tengah melakukan evakuasi pencarian pesawat Sriwijaya Air, foto istimewa Faktakhatulistiwa.com

KOTA TANGERANG, Faktakhatulistiwa.com РBadan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengungkapkan pencarian Sriwijaya Air SJY 182 pada Sabtu, 9 Januari 2021 terkendala ketidakstabilan cuaca juga jarak pandang.

Bambang Suryo Aji selaku Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas hingga Minggu (10/1/2021) pagi tadi, upaya pencarian memang masih dilanjutkan.

Berdasarkan pemaparannya, Bambang mengatakan bahwa saat ini personel Basarnas sudah ada di lokasi tempat peristiwa hilangnya pesawat Sriwijaya Air SJY 182.

“Telah menemukan beberapa bagian dari pesawat, beserta mencari kepastian adanya berapa banyak jumlah korban jiwa dalam peristiwa itu. Dan hambatan yang kita hadapi sekarang adalah persoalan jarak pandang juga ketidakstabilan cuaca karena dilakukan saat malam hari hingga minggu pagi,” ujar Bambang dalam konferensi pers di kantor Basarnas.

Bambang Suryo Aji, Deputi Operasi dan Kesiapsiagaan Basarnas, istimewa Faktakhatulistiwa.com

Dirinya juga menambahkan, bahwa upaya dalam pencarian masih diberlangsungkan hingga kini serta menghimbau bagi keluarga yang menanti di rumah agar senantiasa memanjatkan do’a yang panjang juga bersabar dalam menanti kepastian guna meminimalisir kecemasan yang berlebihan.

Dalam konferensi pers yang dilangsungkan di kantor Basarnas tersebut, Bambang pun menjelaskan poin-poin kronologi dalam pencarian, seperti adanya suara ledakan, penemuan serpihan pesawat, dan hilangnya kontak pesawat.

Dengan adanya suara ledakan, Bambang menyebut timnya harus melakukan konfirmasi terlebih dahulu. Informasi soal ledakan ini sendiri didapat dari nelayan-nelayan setempat yang berada di sekitar Pulau Laki, dan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu.

“Terkait ledakan, itu masih dikonfirmasi dulu, karena informasi tersebut dari nelayan, kita belum tahu pasti. Beberapa nelayan menginformasikan adanya suara ledakan, informasi ini pun mesti dari banyak narasumber (objektif -red),” ujarnya.

Timnya juga sudah menemukan serpihan yang diduga bagian pesawat Sriwijaya Air di sekitar Pulau Lancang, Kepulauan Seribu. Ia pun memastikan serpihan itu bakal dijadikan alat bukti untuk diteliti lebih dalam lagi.

“Ada juga informasi di lapangan bahwa ditemukan beberapa serpihan-serpihan yang dicurigai bagian pesawat Sriwijaya, barang-barang tersebut sudah ada di kapal kita dan rencananya akan kita tarik dan kita akan buka posko terkait bencana di JICT 2, di sana kita buka posko malam ini juga,” ujar Bambang.

“Dan peralatan yang ditemukan oleh tim di lapangan, termasuk tim gabungan kita, akan dijadikan barang bukti untuk diteliti lebih dalam, apakah itu bagian pesawat Sriwijaya apa bukan,” lanjutnya.

Seperti dilansir IDN.Times, Pesawat Sriwijaya Air nomor penerbangan SJY 182 rute Jakarta-Pontianak sebelumnya diinformasikan hilang kontak pukul 14.40 WIB. Diketahui, jenis pesawat yang hilang kontak tersebut adalah Boeing 737-500.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, ada 62 orang yang diangkut dalam pesawat tersebut. Sebanyak 12 di antaranya adalah kru pesawat. “Terdiri dari (penumpang -red) 40 dewasa, 7 anak-anak, dan 3 bayi,” ujar Budi.

Untuk lebih lanjut, bagi keluarga korban yang ingin mencari tahu lebih lanjut terkait kondisi terkini dapat menghubungi hotline Sriwijaya Air di 021-80637817 atau di Posko yang berada di Terminal 2D kedatangan Bandara Soekarno-Hatta. (San)

© 2020 Fakta Khatulistiwa. All Rights Reserved.