NEWS TICKER

Sidang Jhon Key di tunda Hakim Hingga Kamis

Senin, 2 November 2020 | 5:28 pm
Reporter: SEP
Posted by: Indra Rubadi
Dibaca: 266
Penindaan Sidang Jhon Key, foto istimewa Faktakhatulistiwa.com

KOTA TANGERANG, Faktakhatulistiwa.com – Sidang perkara kerusuhan di perumahan Green Lake Australia Cipondoh hari Senin 2 oktober 2020 dengan Agenda mendengarkan saksi Jhon Refra (Jhon Key) dan Daniel Farfa di tunda oleh majelis Hakim Sutarjo SH MH.

Agenda Sidang hari ini menghadirkan Dua orang saksi Jhon Key dan Daniel Farfa, melalui Sidang Virtual dari tahanan Polda Metro Jaya oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Kota Tangerang.

Kuasa Hukum Terdakwa Tuts Key dan Kawan-kawan menolak Saksi Virtual,

“Kami maunya saksi di hadirkan dalam persidangan” ujar Anton Susanto SH, MH.

JPU Haerudin, SH, foto istimewa Faktakhatulistiwa.com

“Pertimbangan mendatangkan ke dua saksi yang saat ini sedang menjadi tahanan Kejaksaan Jakarta Barat dengan perkara yang lain, selain menjadi terdakwa ditempat lain Jhon Key juga masih menjalani hukuman, faktor keamanan juga menjadi pertimbangan,” jelas JPU Haerdin, SH.

“Nanti kami koordinasikan dulu bisa atau tidaknya,” tegas JPU di Ruang Sidang.

“Mempertimbangkan faktor keamanan karena saksi di tahan sehingga di hadirkan secara OnLine (Virtual ) juga masih bisa di dengarkan kesaksiannya” papar Sutarjo, SH, MH

Dengan Kesepakatan, Sidang ditunda hari Kamis, 5 Oktober 2020 dengan menghadirkan Saksi Jhon Key dan Daniel ke Persidangan.

JPU Haerdin, SH mengatakan,

“Akan di muswarahkan dengan anggota penutut yang lain, hari ini agendanya menghadirkan Dua Saksi John Key dan Daniel,” ujar Haerdin.

“Saksi juga tahap 2 di Kejaksaan DKI Jakarta, Saksi juga di jadikan Terdakwa di tempat lain,” lanjut JPU senior menjelaskan di hadapan awak media.

Pertimbangan keamanan dan Kordinasi ke Kejaksaan Jakarta Barat dulu terkait pihak keamanan, harus ijin juga sama Penuntut Umum yang sedang menangani perkaranya, kalau tidak di ijinkan Kami juga tidak akan memaksa, Namanya juga pinjam, Kan ga boleh maksa,” ibuh Haerdin.

Kuasa Hukum Terdakwa Anton Susanto, SH, MH Mengatakan,

“Agenda saksi dari Klien Kami menolak saksi Virtual, supaya saksi di hadirkan ke persidangan langsung, Saksi Jhon Key dan Daniel, Kami tidak sepakat saksi OnLine (Virtual), Kami berterima kasih sama JPU karna kesaksian tidak OnLine kan sedang di pertimbangkan,” ujar Anton.

“Kalau saksi langsung Kita bisa bedah kronologis dan kejadianya, ada kebongonan atau tidak, dari mimik para saksi nanti akan ketahuan bohong atau tidak,” tandas Anton.

Isti Novianti, SH menambahkan,

“Kalau dari Polda Metro Jaya tidak usah khawatir masalah keamanan, Bang Jhon bukan penjahat, Dia orang baik-baik tidak usah ditakuti masalah keamanan, saksi tetap harus dihadirkan langsung dalam persidangan,” ujar Novi.

© 2020 Fakta Khatulistiwa. All Rights Reserved.