NEWS TICKER

Sidang Anak Wakil Walikota di tunda, Kasi Pidum Menolak di temui Awak Media

Selasa, 15 Desember 2020 | 6:46 pm
Reporter: Indra
Posted by: Redaksi
Dibaca: 662

KOTA TANGERANG, Faktakhatulistiwa.com – Sidang tuntutan Akmal Sohairudin Jamil anak wakil walikota Tangerang Sahrudin di tunda lagi, menurut JPU Adib SH sidangnya tunda hari Senin tanggal 21 Desember 2020.

Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Dapot Siagian SH ketika mau di konfirmasi awak media yang biasa meliput perkara kepolisian, Kejaksaan, Pengadilan. Menurut Satpam Fauzi. Bapak lagi Raker QuickCount di ruang Rapat Kajari.

Kasi Pidum PN Tangerang, foto istimewa Faktakhatulistiwa.com

“Pak Kasi Pidum lagi sibuk Raker,” ujar Satpam Fauzi ketika minta di hubungkan ke Kasi Pidum. Fauzi menelpon ajudanya Andi.

Tiba-tiba ada rekan dari media sambil menyapa, laporan ke Satpam Fauzi mau ketemu Kasi Pidum sudah telpon sambil me unjuka. Telpon ke sekurity.

Tidak lama ajudan Kasi Pidum Andi keluar dan menjemput rekan awak media yang sudah janjian telpon. Andi membawa rekan media masuk ketemu kasi Pidum Dapot Siagian. Tidak lama juga rekan dari media onlaen dan Tv masuk. Kami ber 4 yang lebih dulu mau betemu tak di gubris.

Dalam perkara sidang anak Wakil Walikota ini ada yang di tutup tutupi oleh Kasi Pidum Dapot Siagian SH yang belum genap satu bulan mengisi Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Kota Tangerang terlihat pilih kasih dengan awak media.

“Sepertinya Kasi Pidum Dapot ini anti sama rekan media,” ujar rekan yang merasa dibohongi sama Satpam. Buktinya kita tiap hari disini. Beliau tidak mau merespon, malah yang dari luar langsung di terima.

Menurut rekan media yang meliput perkara ini dari awal penangkapan sampai masuk meja hijau banyak orang-orang yang berkepentingan pribadi selalu menyudutkan awak media peliputan Kejaksaan / Pengadilan.

Terdakwa Akmal Sohairudin Jamil di tangkap Polisi Resnarkotika berperan sebagai penyuruh membeli narkotika jenis sabu-sabu sebanyak satu gram seharga 1,6 juta, Terdakwa sendiri sudah mentrasfer uang ke Terdakwa Dede.

Sedangkan barang bukti yang di amankan Polisi sebanyak 0,51 gram 0,31gram sabu-sabu dan ganja 7,3 gram. Banyaknya barang bukti inilah yang membuat pejabat Kejaksaan gamang untuk melarikan tuntutan pasal 127,

Prekusor kejahatan narkotika pasal 132, yang akan menuntun para Terdakwa di balik jeruji besi, kalau penegak hukum ada main disini sudah jelas hukum tumpul ke bawah tajam ke atas.

© 2020 Fakta Khatulistiwa. All Rights Reserved.