NEWS TICKER

Seringkali Disegel, LSM BMI Layangkan Pembongkaran Intake PT Villa Permata Cibodas

Senin, 3 Agustus 2020 | 12:50 pm
Reporter: Indra
Posted by: Indra Rubadi
Dibaca: 2099
H.Junadi Ketua Komisi I DPRD Kota Tangerang (kiri) - Dedy-Coky Ketua LSM Bintang Merah Indonesia (kanan), foto indra Faktakhatulistiwa.com

KOTA TANGERANG, Faktakhatulistiwa.com – LSM BMI (Bintang Merah Indonesia) melayangkan Surat Permintaan Pembongkaran Intake PT.Villa Permata Cibodas yang sudah beberapa kali di Segel, sebagai Contoh bahwa Pemerintah Kota (PemKot) Tangerang bisa bertindak Tegas pada Perusahaan yang melanggar aturan.

Seperti yang dikatakan oleh Dedy alias Coky yang menggawangi LSM BMI, sudah kecewa dengan lambannya penindakan jajaran PemKot Tangerang terhadap Intake milik Lippo Group yang sudah jelas-jelas melanggar aturan.

“Saya nih malu, kecewa sama pergerakan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah -red) Kota Tangerang, gimana mau ditakutin pengusaha kalo penegak Perda (Peraturan Daerah) nya penakut, apalagi intake ini sudah jelas-jelas melanggar, minimal kan bisa ada pemasukan untuk PAD (Pendapatan Asli Daerah -red), bongkar tuh intake kalo emang mau dipandang atau diperhitungkan pengusaha, kasih Contoh,” tegasnya.

Disisi lain, Ketua Komisi I DPRD Kota Tangerang H. Junadi menjelaskan, bahwa fungsi legislatif hanya mengawal aspirasi, serta fungsi pembongkaran adalah jajaran eksekutif.

“Memang benar bahwa Coky (LSM BMI -red) melayangkan surat Pengajuan Pembongkaran intake, tapi Kami kan hanya Jajaran Legislatif dan yang punya kewenangan pembongkaran adalah Jajaran Eksekutif, Kami oun sudah mendorong dan meminta agar adanya penindak lanjutan atas Segel Intake PT.Villa Permata Cibodas, tinggal Jajaran samping (PemKot Tangerang) yang memutuskan,” papar H. Junadi.

“Kalo memang tidak ada permainan ya Bongkar dong tapi kalo memang tidak juga dibongkar, berartikan ada sesuatu yang menyebabkan PemKot tidak berani membongkar, Kita sama-sama tau lah, intake itu dulu pernah disegel tahun 2017, terus sekarang di Segel lagi, mau berapa kali lagi di Segel??,” ujar H. Junadi yang juga sebagai mantan TNI (Tentara Nasional Indonesia) ini.

“Kalo menurut AsDa I, tinggal menunggu penandatanganan atau persetujuan Pak Walikota, karena berkas pengajuan pembongkaran intake sudah dimeja Pak WaliKota, terlepas benar atau tidaknya, Kita liat aja beberapa hari ini,” tandasnya.

© 2020 Fakta Khatulistiwa. All Rights Reserved.