NEWS TICKER

Sejarah Kemerdekaan RI Diakui Oleh Negara Negara Arab

Rabu, 27 Mei 2020 | 9:55 pm
Reporter: Redaksi
Posted by: Redaksi
Dibaca: 1120

 

Faktakhatulistiwa.com – Sebuah negara akan mendapatkan pengakuan sebagai negara berdaulat atau merdeka secara penuh, apabila negara tersebut mampu memenuhi 4 syarat seperti memiliki wilayah, memiliki rakyat (semua rakyat mendukung), berdaulat dan memiliki lembaga negara (yudikatif, legislative, eksekutif dll), Mendapat pengakuan dari negara lain baik secara de facto (nyata) maupun de jure (hukum).

Dari salah satu syarat pengakuan kemerdekaan dari dunia internasional selepas proklamasi kemerdekaan, kita tertolong dengan adanya bantuan dan pengakuan dari negara-negara Arab yang begitu bersemangat membantu dan mengakui kemerdekaan Indonesia.

Di mulai dari Palestina yang diwakili oleh Mufti Besar Bangsa Palestina Sayyid Muhammad Amin Al Husaini yang diucapkan langsung dari Radio Berlin berbahasa Arab dan juga lewat Harian Al-Ahram yang turut memberitakan pengakuan kemerdekaan Indonesia.

Pengakuan kemerdekaan ini kemudian diikuti oleh Mesir yang diwakili oleh Konsul Jenderal Mesir di Mumbai India Muhammad Abdul Munim yang datang di ibukota RI Yogyakarta. Munim yang datang sebagai utusan Liga Arab yang ingin kemerdekaan Indonesia dan pada tanggal 16 Maret 1947 berangkatlah delegasi diplomatik Indonesia ke Mesir melalui Mumbai. Delegasi RiI itu adalah H. Agus Salim (Ketua), HM Rasjidi, Nazir ST, Abdul Kadir dan AR Baswedan.

Dari Mesir rombongan berangkat ke Libanon dan Libanon pun mengakui kemerdekaan Indonesia. Lalu Haji Agus Salim memerintahkan Rasjidi untuk melanjutkan misi ke Saudi Arabia. Sedang AR Baswedan dan anggota delegasi lain diperintahkan pulang ke tanah air untuk menyerahkan dokumen dari Mesir dan Libanon. Rasjidi berangkat ke Saudi menemui Raja Abdul Aziz Al-Saud dan mendapat simpati serta sambutan yang sangat luar biasa dari kerajaan Saudi Arabia.

Raja Abdul Aziz berkata “Nahnu laa nata akhkharu” (kami tidak akan ketinggalan) untuk memberikan dukungan dan pengakuan untuk Indonesia. Maka di istana raja, Raja Abdul Aziz menyerahkan surat pengakuan kerajaan Saudi Arabia terhadap kemerdekaan RI, peristiwa yang sangat bersejarah itu terjadi pada tanggal 24 November 1947. Lalu pengakuan kemerdekaan Rl mengalir dari negara-negara Arab yang lain seperti Syria, Iraq dan Yaman.

(Disarikan dari buku Ziarah Sejarah karya Hamid Nabhan)

 

© 2020 Fakta Khatulistiwa. All Rights Reserved.