NEWS TICKER

Satpol PP Akan Berikan Sanksi Bagi Para Pelanggar PPKM

Kamis, 21 Januari 2021 | 10:03 pm
Reporter: HR Alfian
Posted by: Redaktur
Dibaca: 73
Kasatpol PP Kota Tangerang, H Agus Hendra Fitrahyana, Ist Faktakhatulistiwa.com

KOTA TANGERANG, Faktakhatulistiwa.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang berharap masyarakat tetap menerapkan aturan protokol kesehatan (prokes) dimasa pandemi Covid 19. Sebagai tindak lanjut dari instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) terkait pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), yang dilakukan sejak 11 hingga 25 Januari 2021 di pulau Jawa dan Bali.

Peraturan yang juga diberlakukan dalam pembatasan di sektor perkantoran, dengan dibatasi hanya 25 persen pegawai yang bekerja di kantor (WFO), yang sisanya bekerja dirumah (WFH). Sedangkan untuk usaha perdagangan, wajib menerapkan prokes ketat dan hanya diperbolehkan beroperasi hingga pukul 19.00 WIB. Sementara untuk restauran, kafe serta rumah makan diharuskan membatasi layanan makan di tempat hanya 25 persen dari kapasitas tempat duduk.

Kasatpol PP Kota Tangerang, H Agus Hendra Fitrahyana mengatakan bahwa hal tersebut juga tertuang dalam peraturan walikota (perwal) yang diatur dalam Peraturan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Kota Tangerang Nomor 2 Tahun 2021 dan Surat Edaran No.443.1/27-Bag.Hukum/2021 yang membahas tentang sejumlah ketentuan pada pelaksanaan di wilayah Kota Tangerang.

“Prinsipnya kita melaksanakan apa yang tercantum dalam aturan perwal yang diedarkan Walikota, kalau memang mereka berjualan, dalam kondisi ini harus ada langkah-langkah penertiban, karena perlu ada ketegasan juga persuasif,” terangnya saat ditemui wartawan, pada Kamis (21/1/2021).

Dari pantauan dilapangan, selama dilakukannya penertiban PPKM oleh Satpol PP Kota Tangerang, para instansi pemerintah pun turut terjun kelapangan guna memberikan ketegasan kepada masyarakat agar dapat menghentikan kegiatannya pada jam 19.00 WIB.

“Karena dalam penanggulangan covid ini, selain dengan urusan kesehatan, juga ada urusan-urusan dilapangan terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM -red) yang diberlakukan bagi masyarakat. Selama itu diberlakukan juga kan harus ada pengawasan, dan pengawasan ini berkaitan dengan petugas, semakin banyak petugasnya semakin banyak pula pengawasannya,” jelasnya.

H Agus pun mengatakan, bilamana terjadi adanya pelanggar, Satpol PP Kota Tangerang bersama tim siaga Covid tidak segan-segan memberikan sanksi kepada siapapun yang tidak mematuhi peraturan yang telah diterapkan oleh Pemerintah.

“Masih ditemukan, karena bicara pelanggar kan macamnya banyak, kita patroli masih ada yang buka, kita tegur, dan sanksi itu kan sifatnya ada yang berupa lisan, teguran, tertulis, penutupan atau penyegelan, pencabutan izin, bahkan denda administratif, dan protokol sosial,” paparnya.

Ia pun menjabarkan, ditengah pandemi covid seperti ini, para pekerja konstruksi pembangunan masih dapat beraktifitas seperti biasa, namun dengan syarat tetap mematuhi prokes.

“Pekerja konstruksi itu didalam perwalnya masih boleh melakukan aktifitas namun dengan catatan tetap mematuhi protokol kesehatan. Dan kalau tidak, bisa diberhentikan karena yang rugikan mereka sendiri,” tambahnya.

© 2020 Fakta Khatulistiwa. All Rights Reserved.