NEWS TICKER

Sari Asih Grup mengirim Petaka untuk warga Garut

Kamis, 30 April 2020 | 5:13 pm
Reporter: Redaksi
Posted by: Redaksi
Dibaca: 420
RS Sari Asih Karawaci, foto Indra Rubadi faktakhatulistiwa.com

KOTA TANGERANG, Faktakhatulistiwa.com – Adanya seorang pasien meninggal yang di diagnosa positif Covid-19 yang dimakamkan di kampung halamannya, menjadi ketakutan warga Pamengpeuk Garut Jawa Barat.

Pasalnya, seorang warga Garut yang diduga meninggal di Rumah Sakit Sari Asih Tangerang dibawa ke Garut dengan hanya dibungkus kain kafan, serta petugas ambulan tanpa APD.

Awalnya, pada Senin (27/04/2020) malam sekitar pukul 20.30 WIB, tim Satgas Covid-19 Kecamatan Pameungpeuk, mendapat informasi ada warga Pameungpeuk yang meninggal di Tangerang sedang dalam perjalanan dan akan dikuburkan di Desa Jatimulya, Kecamatan Pamengpeuk Kabupaten Garut.

“Kalau tanpa APD lengkap seperti itu, sama saja RS Sari Asih mengirim wabah penyakit corona ke Garut,” sesal Hilman selaku LSM Poros Tangerang Solid (PORTAS), Kamis (30/4).

Hal tersebut menjadi tanda tanya bagi masyarakat, karena diduga Standar Oprasional Prosedur (SOP) Sari Asih Group lemah dalam menyikapi penanganan pandemi wabah Corona.

“Pihak Dinkes atau pihak Pemerintah Gugus Tugas dapat memberikan ketegasan kepada pihak RS Sari Asih yang sudah lalai dalam membawa jenazah positif covid tanpa APD lengkap sesuai dengan peraturan yang sudah diterapkan,” tegasnya.

Hingga saat berita ini dilayangkan, pihak Management RS.Sari Asih belum dapat merespon untuk memberikan penjelasan terkait adanya jenazah positif Covid-19 yang dibawa ke Garut tanpa APD lengkap.

© 2020 Fakta Khatulistiwa. All Rights Reserved.