TANGERANG, Faktakhatulistiwa.com – Musyawarah Wilayah (Muswil) II Satuan Siswa Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila (SAPMA PP) Provinsi Banten berlangsung dengan alot dan dramatis di Hotel Novotel Tangerang, Selasa (27/9/22).

Hujan interupsi ramai digelontorkan dari masing-masing delegasi pengurus cabang (PC) SAPMA Se-Provinsi Banten.

Memasuki Pleno 4 Terdapat empat cabang melakukan wolkout dari arena muswill dan terjadi saling lempar antara kedua kubu.

Empat cabang tersebut adalah cabang Kota Tangerang, cabang kabupaten Tangerang, cabang Kota Tangerang Selatan dan Cabang Kota Cilegon

Ketua SAPMA cabang kota Tangerang, Haris Setiawan menjelaskan terdapat berbagai kejanggalan yang membuat dirinya bersama kawan koalisi walkout. Kejanggalan-kejanggalan tersebut mulai dari tidak tertibnya administrasi, serta banyak intervensi.

“Banyak sekali kejanggalan, banyak sekali para pengurus cabang dari salah satu calon yang pengurusnya tidak mempunyai Keterangan Tanda Anggota (KTA)” ucapnya.

“Terjadi intervensi dan dicederai oleh salah satu pengurus pusat yang diduga berpihak terhadap salah satu calon yang notabenenya calon tersebut adalah suami dari salah satu pengurus pusat dan mempertanyakan independensi yang dilakukan pengurus pusat SAPMA,” tambahnya.

“Pertanyaannya, dia sebagai timses suaminya apa sebagai pengurus pusat? Kalau seandainya pengurus pusat apakah etis,” ujarnya.

Sumber : HS
Penerbit : Redaksi Faktakhatulistiwa.com
follow and like us:
Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan