TANGERANG, Faktakhatulistiwa.com – Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Putra Bangsa Menggugat adakan Konferensi Pers (Konpers) di depan Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.

Berlandaskan kekhawatiran masyarakat hingga merusak alam di pulau Kalimantan, aliansi itu mewakili suara warga Indonesia bersihkeras menolak Ibu Kota Negara (IKN).

Puluhan mahasiswa itu menuntut kepada pemerintah, yakni :

1. Meminta Inverstor membatalkan proyek Ibu Kota Baru

2. Melestarikan lingkungan alam yang terdapat di wilayah Kalimantan Timur sebagai Cagar Alam yang harus dilindungi

3.Gunakan anggaran untuk mengatasi permasalahan yang bersifat urgensi

4. Menetapkan kebijakan yang lebih pro pada Rakyat dibandingkan kepada Kapitalis Oligarki

Pada sesi wawancara, Jihan Mahes selaku Kordinator Aksi menuturkan akan adanya aksi besar-besaran pada beberapa pekan ini.

“kemungkinan aksi ini secepatnya kalo bisa minggu-minggu ini kita akan berangkat ke Jakarta,” katanya.

Bukan dari Mahasiswa saja, sejumlah elemen masyarakat, buruh hingga pemuda juga akan datang langsung berkecimpung dalam demo yang akan dilangsungkan nanti.

“Sebanyak-banyaknya kita akan mengerahkan seluruh elemen Masyarakat, Buruh, Mahasiswa, Pemuda, Pelajar dan lain-lain,” lanjut Mahes.

Menurut Mahes, Program Ibu Kota Negara dinilai kurang tepat disinyalir ada kepentingan Presiden “ini ada sangkut pautnya dengan kepentingan politik Presiden Joko Widodo, bilamana presiden tidak jadi 3 periode, kami menilai proyek ini akan mangkrak,” tegas Pria yang akrab disapa Mahes.

Konferensi Pers yang berlangsung pada sore hari hingga selesai disambung dengan beberapa orasi dari Aliansi Mahasiswa

Mahes berharap Pemerintah batalkan mega proyek, lalu fokus penanganan pandemi Covid-19 “Ditolak, batalkan lantas sudah dibatalkan maka Pemerintah harus fokus terhadap penanganan pandemi Covid-19,” harapnya. (DK)

follow and like us:
Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan