NEWS TICKER

PT TNG Akui Ada nya Kerugian di BUMD Kota Tangerang

Selasa, 13 Oktober 2020 | 3:11 pm
Reporter: Indra
Posted by: Indra Rubadi
Dibaca: 371
Logo PT TNG, foto istimewa Faktakhatulistiwa.com

KOTA TANGERANG, Faktakhatulistiwa.com – Dari hasil perkembangan pembahasan penyertaan modal yang ada di BUMD di Kota Tangerang dimana ada yang disepakati terkait dunia Transportasi seperti Bus Tayo yang ada di Kota Tangerang.

Edi Candra Dirut PT Tangerang Nusantara Global (PT TNG) salah satu BUMD Kota Tangerang ketika ditemui diruang kerja nya mengatakan,

“Terkait pemberitaan yang berkembang tentang PT TNG disini saya tegaskan tidak ada tindakan Korupsi atau penggunaan anggaran secara Siluman seperti yang di beritakan akan tetapi kalau masalah Kerugian pada PT TNG ya itu memang ada,” kata Edi (senin 12/10/2020).

Lebih lanjut Edi menjelaskan,

“Dalam Kerugian yang di alami oleh PT TNG ini masih dalam suatu kewajaran sebab anggaran tersebut digunakan buat keperluan operasional Perusahaan, jadi bukan di korupsi sebab nama nya perusahaan baru untuk biaya operasional, sewa kantor, membeli alat transportasi dan lain sebagai nya,” jelas Edi.

Tambah edi lagi terkait pembahasan penyertaan modal disini,

“Kami dipercaya dan ditugaskan untuk mengelola Transportasi yaitu Bus Tayo dan mobil fender nya sebanyak 100 unit yang terdiri dari 20 unit Bus dan 80 unit mobil fender nya, berdasarkan kalkulasi rencana pendapatan sebesar 10 milyar / tahun nya,” tambah Edi.

“Oleh karena itu kami mohon dukungan dari temen temen media dalam hal ini semoga lancar dan semoga mampu meningkatkan PAD Kota Tangerang,” tutup nya.

Disisi lain Umar Atmaja ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Pemuda Peduli Bangsa (LSM GP2B) ikut memberi tanggapan,

“Kami secara kelembagaan sudah membuat kajian walau pun belum sepenuh nya sempurna tapi menurut kami langkah pemerinta yang akan diambil seperti memberikan pengelolaan Transportasi kepada PT TNG adalah langkah yang kurang tepat,” kata Umar.

“Dari hasil kajian kami 100 unit yang akan di kelola oleh PT TNG itu akan menambah angka kerugian yang di alami oleh PT TNG sebab apa?,  Kalau 100 unit katakan lah butuh 3 supir/unit nya arti nya ada 300 supir kali 3 juta (gaji UMR red) = Rp 10,8 milyar,” Tambah Umar.

“Belum lagi kebutuhan bahan bakar katakan lah 200 ribu/hari/unit jadi nya 200 ribu x 100 unit x 30 hari x 12 bulan = Rp 7,2 milyar dan di tambah biaya servis katakan lah 1 juta/unit/bulan jadi 1 juta x 100 unit x 12 bulan = Rp 1,2 milyar tambah lagi ganti Ban katakan lah setahun sekali, buat Bus 20 unit x 6 ban = 120 ban x 2 juta = Rp 240 juta, buat Fender 80 unit x 4 ban = 320 ban x 700 ribu = Rp 224 juta,” jelas Umar.

“Jadi kalau mau di kalkulasikan semua total nya sekitar Rp 19.664.000.000 dan total ini juga belum gaji pengurus yang mengelola Transportasi tersebut, kalau PT TNG memproyeksikan pendapatan sebesar Rp 10 milyar/ tahun artinya masih ada kekurangan nya, pertanyaan adalah apakah kekurangan itu masuk kedalam Kerugian PT TNG atau siapa yang mau menutupi kekurangan tersebut,” ujar Umar.

“Jadi menurut hemat saya dari pada menghabiskan Uang Rakyat baik nya PT TNG di Bubarkan saja sebab kalau dipertahankan akan terjadi kerugian bukan peningkatan, Dilihat dari sudut pandang organisasi managerial, Walikota sebagai pembina di perusahan tersebut di atas harus nya menginisiasi dilakukannya reevaluasi untuk selanjutnya melakukan rebudgetting untuk tahun anggaran akan berjalan,sehingga pos yang pada tahun anggaran berjalan defisit dapat dipenuhi secara proporsional dan berimbang,” tutur Umar.

© 2020 Fakta Khatulistiwa. All Rights Reserved.