NEWS TICKER

PSBB, Puluhan Griya Pijat Esek – Esek Beroprasi ?

Senin, 16 November 2020 | 3:56 pm
Reporter: Oki
Posted by: Indra Rubadi
Dibaca: 246
Gambar ilustrasi Griya Pijat, Faktakhatulistiwa.com

KOTA TANGERANG, Faktakhatulistuwa.com – Puluhan griya pijat yang tersebar diKota Tangerang disinyalir masih tetap melakukan aktifitas operasionalnya ditengah pembatasan sosial berskala besar.

Berdasarkan pantauan dibeberapa lokasi sabtu (14/11/2020), diantaranya Areal ruko Shinta plaza, Ruko sangiang Alamanda dan Ruko disekitaran Benteng Betawi masih tetap beroprasi secara sembunyi-sembunyi.

Berdasarakan pengakuan salah satu juru parkir yang enggan disebutkan namanya, dua Griya Pijat dibilangan Ruko Benteng Betawi tersebut tetap beroprasi kendati pintu dari ruko tersebut hanya terbuka separuh.

Ironisnya lagi, berdasarkan pengakuan darinya griya pijat tersebut sebelumnya telah dilakukan penyegelan oleh petugas satpolPP kota Tangerang.

“Dulu pernah disegel, tapi ngga lama buka lagi,”ungkap juru parkir berinisial B kepada wartawan senin (16/11/2020).

Ia menuturkan tamu dari kedua Griya Pijat tersebut terbilang normal, pasalnya dari jumlah pendapatan yang dihasilkan dari dua lokasi parkir tersebut tidak berkurang, bahkan sedikit ada peningkatan.

“Normal aja sih bang, sehari bisa dapet sepuluh sampe limabelas motor, kalau mobil mah ngga begitu banyak,” katanya.

Tak berbeda dengan dua Griya Pijat dibilangan Benteng Betawi, disekitaran Ruko Shinta Plaza para teraphist di Griya Pijat tersebut justru malah memanfaatkan aplikasi media sosial untuk menjerat pria-pria hidung belang.

Salah seorang teraphist Bunga (bukan nama sebenarnya) mengaku, dalam sehari dirinya mengaku bisa melayani 3 hingga 4 tamu melalui aplikasi tersebut.

Bunga yang mengaku sebelumnya memanfaatkan beberapa apartemen yang ada di Kota Tangerang  tersebut memilih Griya Pijat lantaran dinilai aman dari razia Satpol PP Kota Tangerang dan Kepolisian.

“Kalau dulu di Aeropolis (apartemen), tapi sejak ketangkep dan disuruh nebus saya jadi takut, kalau disini mah rada aman karna ada yang tanggung jawab,” jelas Bunga.

Gadis yang mengaku berasal dari Balaraja tersebut mengaku, dalam setiap tamu yang dialayaninya dirinya harus merogoh kocek Seratus Dua Puluh Ribu untuk menyewa kamar dari Griya Pijat tersebut.

“Kalau untuk harga yang kita pasang mah setinggi-tingginya, karena buat kamar aja udah 120 ribu,” tukas Bunga.

Sayangnya hingga berita ini dilansir belum ada keterangan resmi dari Satpol PP Kota Tangerang, beberapa kali wartawan mencoba menghubungi A.Ghufron Falfeli Kabid Gakumda SatpolPP Kota Tangerang namun belum ada jawaban.

© 2020 Fakta Khatulistiwa. All Rights Reserved.