NEWS TICKER

PPNI Apresiasi Pemerintah Pertahankan Zona Orange

Selasa, 12 Januari 2021 | 2:45 pm
Reporter: Andhika
Posted by: Redaktur
Dibaca: 97
Peta Sebaran Covid di Provinsi Banten, istimewa Faktakhatulistiwa.com

KOTA TANGERANG, Faktakhatulistiwa.com – Pasca liburan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, muncul rilis terbaru status zona di Propinsi Banten tertanggal 11 Januari 2021, dimana status Kota Tangerang berzona oranye terkait peta sebaran Covid-19.

Menanggapi hal tersebut Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Tangerang, mengapresiasi dengan status oranye Kota Tangerang.

Alpan Habibi, istimewa Faktakhatulistiwa.com

Alpan Habibi, Plt Wakil Ketua PPNI Kota Tangerang menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah dan masyarakat Kota Tangerang yang telah berhasil mempertahankan status zona oranye terkait peta sebaran Covid-19.

“Kami apresiasi kepada pemerintah dan masyarakat Kota Tangerang, ini tentu tidak terlepas dari peran kebijakan pemerintah kota dan kedisiplinan masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan, serta menahan diri agar tidak liburan yang menimbulkan kerumunan.”

Alpan yang juga dosen Universitas Muhammadiyah Tangerang, mengingatkan kepada masyarakat agar bersabar dan terus menahan diri untuk tidak melanggar protokol kesehatan dalam beraktifitas, sampai Covid-19 ini benar-benar terkendali, salah satunya dengan adanya rencana vaksinasi.

“Saya ingatkan kepada masyarakat agar tidak lengah dalam beraktifitas, apalagi melonggarkan protokol kesehatan. Tunggu, dan bersabar dengan rencana adanya vaksin, semoga membantu mengendalikan Covid-19 ini dan kita bisa kembali hidup normal,” tuturnya.

Stiker Perawat Siap Divaksin, Dr. Ihwan Ketua PPNI Kota Tangerang, istimewa Faktakhatulistiwa.com

Sementara itu, Ihwan Ketua PPNI Kota Tangerang, saat dihubungi terkait rencana adanya vaksinasi gelombang pertama Januari-Maret 2021 ini, menyatakan siap untuk di Vaksin.

“InsyAllah saya siap, dan menjadi perawat pertama di Kota Tangerang yang di vaksin untuk pencegahan Covid-19 ini,” ungkapnya dalam sambungan telepon.

Selain itu, Ihwan juga menegaskan, bahwa vaksin ini aman, yang terpenting sudah dinyatakan halal oleh Majelis Ulama Indonesia dan lulus uji oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), sehingga masyarakat jangan ragu dan takut.

“Vaksin ini InsyAllah aman, yang penting kan udah lolos halal MUI dan lolos uji dari BPOM yah, jadi masyarakat jangan ragu apalagi takut,” tutupnya.

© 2020 Fakta Khatulistiwa. All Rights Reserved.