NEWS TICKER

Politisi PDI P Tolak Di Vaksin : Kalo Maksa Pelanggaran HAM lho

Rabu, 13 Januari 2021 | 5:20 pm
Reporter: Yudha
Posted by: Redaktur
Dibaca: 2077
Anggota Komisi IX DPR RI, Fraksi PDI Perjuangan, Ribka Tjiptaning Proletariyati, Istimewa Faktakhatulistiwa.com

JAKARTA, Faktakhatulistiwa.com – Ribka Tjiptaning Proletariyati menyatakan menolak vaksinasi Covid-19. Politisi dari Partai PDI Perjuangan ini lebih memilih membayar denda bagi seluruh keluarganya ketimbang dipaksa menerima disuntik vaksin.⁠

“Saya tetap tidak mau di vaksin meskipun sampai yang 63 Tahun bisa di vaksin, saya sudah 63 Tahun nih, mau semua usia boleh tetap misalnya pun hidup di DKI, semua anak cucu saya dapat sanksi 5 juta, mending gue bayar, mau jual mobil kek,” kata Ribka dalam rapat kerja dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Penny K. Lukito, dan Direktur Utama PT Bio Farma (Persero) Honesti Basyir, pada Selasa, (12/1/2021).

Ribka mengklaim banyak kasus vaksin yang ternyata berdampak buruk bagi kesehatan. Dia mencontohkan, “ada penderita polio di Sukabumi, Jawa Barat yang malah mengalami lumpuh layu seusai divaksin antipolio, terus vaksin kaki gajah di Majalaya terus mati 12, saya pertama yang bilang, saya menolak vaksin,” ujarnya.

Ribka pun mewanti-wanti pemerintah tidak boleh memaksa vaksinasi Covid-19 kepada yang menolak.

“Saya yang pertama menolak vaksin. Kalo dipaksa HAM lho, pelanggaran HAM, gak boleh maksa begitu,” tegas Ribka.

© 2020 Fakta Khatulistiwa. All Rights Reserved.