NEWS TICKER

Perumahan Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Satya Karya Residence diduga Sarat KKN

Senin, 5 Oktober 2020 | 7:05 pm
Reporter: Indra
Posted by: Indra Rubadi
Dibaca: 270
Yan Sandi Koordinator Tangerang Raya dari Lembaga Pemantau Penyelengaraan Negara Republik Indonesia (LPPNRI), foto istimewa Faktakhatulistiwa.com

KOTA TANGERANG, Faktakhatulostiwa.com –  Lembaga Pemantau Penyelengaraan Negara Republik Indonesia (LPPNRI) menyoal terkait bangunan Perluasan Perumahan Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Kelurahan Kedaung Wetan, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang yang Peletakan Batu Pertama dilakukan oleh Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah didampingi Pj. Sekda Kota Tangerang saat itu Tatang Sutisna dan Ketua Koperasi Satya Karya Dadi Budaeri,Jum’at (29/11/2019).

Yan Sandi Koordinator Tangerang Raya dari Lembaga Pemantau

“Penyelengaraan Negara Republik Indonesia (LPPNRI)  mengatakan disini kami menduga ada nya praktek Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) guna percepatan timbul nya IMB dan ini menghilangkan subtansi permasalahan karena mengacu jawaban surat DPMPTSP Kota Tangerang tertanggal 28 September 2020 Nomor surat :503/702-Bid-Pda/2020,” kata yan, Senin, 5/70/2020.

Database DPMPTSP Nomor:653/373-Prt/IX/DPMPTSP/2020 dan Database DPMPTSP Nomor:648/Kep-01-294/DPMPTSP/2020

“Artinya surat Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) tersebut Baru  diterbitkan karena ada nya surat konfirmasi dari kami sedangkan surat kami dijawab dua hari setelah IMB dikeluarkan,” jelas Yan

“Sedang kan Fakta di lapangan Bangunan perumahan Koperasi Pegawai Negeri (KPN) Satya Karya Residence sudah mencapai 85% dimana Fungsi Pengawasan Pembangunan di Kota Tangerang begitu lemah,” kata yan dengan Geram

“Disisi lain kami melihat ada nya dugaan penyelewengan nya sebab sebagai Kontraktor Pembangunan Perumahan Korpri tersebut adalah justru Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman yang nota bene juga sebagai Wakil Ketua Koperasi KORPRI, disinilah salah satu dugaan KKN yang dilakukan nya, karena itu kami menduga ada nya pelanggaran UU TIPIKOR,” jelas Yan.

© 2020 Fakta Khatulistiwa. All Rights Reserved.