TANGERANG, Faktakhatulistiwa.com – Perayaan ilegal kubu KSP Moeldoko di Hotel JHL Solitaire Gading Serpong, Tangerang, Banten, pada Jum’at (10/9/2021) malam, akhirnya dibubarkan.

Saat di lokasi, Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Banten, Hj Iti Octavia Jayabaya memaparkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kapolres serta Satgas Covid bahwa kegiatan KSP Moeldoko adalah ilegal.

Baca juga :  https://www.faktakhatulistiwa.com/heboh-gerombolan-moeldoko-diduga-akan-rayakan-hut-ilegal-demokrat-di-tangerang/

“Tentunya kita semua punya semangat yang sama, ingin membangun Partai Demokrat yang baik di Indonesia. Terutama keberpihakan pemerintah kepada kita. Terkait hari ini, kita sudah berbicara kepada Kapolres serta Satgas Covid, bahwa ada perayaan ilegal yang dilakukan oleh kubu KSP, yang tidak menerapkan aturan PPKM seperti yang dianjurkan oleh Presiden,” papar Bupati Lebak ini, (10/9).

Dikesempatan yang sama, Anggota DPR RI, Zulfikar Hamonangan juga menyampaikan, bahwa di Kemenkumham sudah jelas bahwa AHY lah kepemimpinan yang sah.

Baca juga :  https://www.faktakhatulistiwa.com/apresiasi-dukungan-publik-demokrat-ajak-awasi-begal-politik-di-daerah/

“Lebih baik bubarkan saja, karena secara konstitusinya tidak jelas, dan secara legalitasnya tidak jelas, jadi saya berharap aparat hukum, khususnya Kepolisian Polda Banten, Polres Kabupaten Tangerang, bersama Polres Tangerang Selatan mengentikan juga kegiatan acara hari ini karena bersifat ilegal,” jelasnya.

Ketua DPD Demokrat Banten, Hj Iti Octavia Jayabaya saat memberikan komando kepada perwakilan kader PD Se-Banten di Gading Serpong, Jum’at (10/9) malam.

Dalam pembubarannya, Kapolres Metro Tangsel, AKBP Iman Imanuddin mengatakan, akhirnya dari kedua belah pihak sepakat untuk sama-sama membubarkan diri.

Baca juga :  https://www.faktakhatulistiwa.com/dirgahayu-ke-20-demokrat-kota-tangerang-berkolaborasi-dengan-rakyat-menuju-pemilu-2024/

“Saya mengajak, mari kita berdemokrasi yang lebih dewasa. Dalam berdemokrasi itu kita harus lebih dewasa dan lebih cerdas, tetap menjunjung tinggi nilai-nilai dan etika yang selama ini kita pahami sebagai sebuah tuntunan dalam kehidupan berbangsa dan bernergara,” ujarnya.

Sebelumnya dihebohkan, dalam Dirgahayu Partai Demokrat ke 20, kubu KSP Moeldoko menggelar perayaan ilegal dengan mencatut nama mantan ketua umum Demokrat, dengan adanya undangan yang mengatasnamakan pendiri Partai Demokrat dengan Ketua Panitia Djoko Setyo Widodo serta mencantumkan rangkaian acara yang akan diisi dengan sambutan Moeldoko dan Penitipan Partai Demokrat oleh Prof. S. Budhisantoso kepada Moeldoko, yang akhirnya dibubarkan karena suasana sempat bersitegang di lokasi.

“Bila ada suatu hal yang di luar negosiasi kita nanti. Saya akan berikan komando untuk bisa kita tindak lanjuti bersama,” tegas Hj Iti Octavia Jayabaya. (Yud/Faktakhatulistiwa.com)

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *