TANGERANG, Faktakhatulistiwa.com – Pengerjaan Betonisasi di Jalan Pembangunan III, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Banten, terkesan asal jadi dengan tidak adanya pengawasan dari Pemerintah Kota Tangerang.

Betonisasi yang sudah sampai tahap Finishing dengan pengerjaan perapihan pembatas jalan dan Trotoar, terkesan diburu-buru.

Diketahui, proyek betonisasi yang dibekingi oleh oknum media dan lembaga organisasi tersebut, kedapatan empat titik patahan betonisasi di lokasi, hingga dinas terkait terkesan enggan untuk menyoalkan.

Ramai rumor dari para pegiat lingkungan bahwa dari ruas awal titik patahan hingga ruas terbaru titik patahan, semuanya hanya ditutupi dengan adukan semen dan Pek yang hanya menutupi bagian permukaan beton, tidak mencapai dasar.

betonisasi yang rusak atau patah hanya ditutupi dengan silen (pek), foto indra Faktakhatulistiwa.com

Sementara, menurut keterangan Ketua Gapensi, H. Umang, bahwa kegiatan pengerjaan betonisasi di Jalan Pembangunan III Neglasari disebutkannya adalah HZ.

“Ke HZ (nama disamarkan) gak apa bang soalnyakan paket dia, saya cuma penyedia tenaga kerja,” balasnya melalui pesan singkat Whatsapp.

Hingga berita ini ditayangkan belum ada perbaikan ataupun penindakan tegas dari pihak terkait di Pemerintah Kota Tangerang mengenai adanya kerusakan betonisasi tersebut.

“Emang ngapa itu, link beritanya lo apus aja, banyak yang kopas,” tekan seorang oknum berinisial Az untuk menghapus berita kepada awak media Faktakhatulistiwa.com dalam pesan tertulisnya.

“Yang dibenerin apanya. Jalan yang rusak ? Kan udah dibenerin itu, gw kirim fotonya (sembari mengirimkan foto penambalan). Yh dahlah serah ente aja. Lanjutin aja berita ente bro, ampe klimax,” tulis Az.

follow and like us:
Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan