NEWS TICKER

Pembebasan Lahan Makam Jadi Ajang Korupsi

Jumat, 29 Mei 2020 | 6:00 pm
Reporter: Redaksi
Posted by: Indra Rubadi
Dibaca: 1365
Lahan luas makam yang akan dialokasikan menjadi IPA PDAM TB, istimewa Faktakhatulistiwa.com

KOTA TANGERANG, Faktakhatulistiwa.com – Pembebasan lahan Pemakaman Umum Sitanala yang peruntukannya akan dijadikan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Benteng (PDAM TB) Kota Tangerang, dijadikan ajang Korupsi Dinas dan instansi terkait.

PDAM TB mengalokasikan anggaran sebesar Rp 2,5 miliar pada tahun anggaran 2018, diperuntukan untuk pemindahan 2113 makam yang kegiatannya tidak dimasukan dalam rumusan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kota Tangerang.

Seperti kutipan Komentar Hilman di pemberitaan sebelumnya, Senin(25/05).

“Kegiatan pemindahan makam sepertinya tidak masuk dalam rumusan musrenbang kota Tangerang sebelumnya, sekarang ada kegiatan pemindahan makam yang dilaksanakan oleh PDAM TB, semestinya pemkot Tangerang yang melaksanakan kegiatan tersebut,” ujar Hilman.

Ketua LSM Bintang Merah Indonesia, foto Istimewa faktakhatulistiwa.com

Selain itu, Dedy Rahmadsyah selaku Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bintang Merah Indonesia (BMI) angkat bicara mempertanyakan sisa anggaran yang sudah di alokasikan untuk pembebasan lahan 2113 makam dan baru terlaksana 113 makam yang dibebaskan dan masih tersisa anggaran untuk 2000 makam.

“Pembebasan yang di lakukan oleh PDAM TB sebanyak 2113 makan dengan menggunakan anggaran 2,5 m, dimana anggaran permakam adalah 600 ribu, jika kita berfikir secara logis maka dari total makam yang ada dan alokasi anggaran di pergunakan ada, kami menduga keras adanya kejanggalan,” tandasnya

“Maka dari itu kami dari lsm bintang merah indonesia akan menuntaskan kajian terkait hal tersebut dan melayangkan surat ke pihak terkait dalam hal ini PDAM TB” tegasnya.

© 2020 Fakta Khatulistiwa. All Rights Reserved.