NEWS TICKER

Pembangunan Drainase Di Tanah Wakaf, Diprotes Keras Oleh Warga Pabuaran

Sabtu, 28 November 2020 | 2:30 pm
Reporter: Indra
Posted by: Indra Rubadi
Dibaca: 644
Rapat Koordinasi Forum Rw, Toga-Tomas, Dirut Sari Asih, Camat Karawaci, Lurah Pabuaran, foto indra Faktakhatulistiwa.com

KOTA TANGERANG, Faktakhatulistiwa.com – Pembangunan Drainase sepanjang 90 meter diatas tanah Wakaf Makam Kober Kelurahan Pabuaran Kecamatan Karawaci Kota Tangerang yang diketahui menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tangerang menuai protes dari warga.

Pembangunan Drainase menggunakan APBD tersebut, menurut Warga sekitar yang diwakili oleh forum Rw serta pengurus wakaf, dikatakannya hanya akan menguntungkan pihak Sari Asih sebagai Pemilik Lahan yang akan dibangun Sekolahan berasrama dan tidak ada manfaatnya untuk Warga.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Rw.002, Ahmad Zein bahwa ini adalah untuk kepentingan Pribadi yang menggunakan tanah wakaf dan memakai anggaran APBD Kota Tangerang, san dinilai komersil.

“Inikan untuk kepentingan Pribadi, kepentingan untuk bisnis, menggunakan tanah Wakaf, pake APBD pula, terkait datangnya Direktur Sari Asih karena kepemilikan Beliau,” jelasnya.

“Inikan Hak orang banyak yang harus dipertahankan, Hak orang Pabuaran itu dimakamkan disitu sampe anak cucunya, kalo sedikit demi sedikit tanah itu (wakaf -red) diambil, Allahu alam, karena sudah tidak penting lagi saluran air itu, saluran air sudah ada, ga ada manfaatnya buat Warga,” tegas Ketua Rw.002 M.Ahmad Zein.

Dirut Sari Asih H. Dicky saat diwawancara, foto indra Faktakhatulistiwa.com

Dilain sisi Direktur Utama Sari Asih, H Dicky saat di lokasi mengatakan bahwa pembangunan tersebut bukan mengatasnamakan Sari Asih Group namun atas nama keluarganya pribadi untuk membangun yayasan.

“Sebenernya bukan pihak Sari Asih, ini pribadi keluarga, kalau Sari Asih kan Rumah Sakit tidak ada hubungannya,” jelasnya.

Berkaitan dengan adanya drainase yang dibangun di atas tanah wakaf untuk pembangunan Sekolah berasrama. menggunakan APBD tersebut, dirinya tidak dapat memberikan tanggapan kepada wartawan.

“Nah..kalau itu silahkan tanyakan langsung kepada pemerintah. Saya sih berharap terbaik buat semuanya,” tukasnya.

© 2020 Fakta Khatulistiwa. All Rights Reserved.