NEWS TICKER

Pedagang di Pantai Tanjung Kait Keluhkan Kehilangan Omset Karena Virus Corona

Kamis, 14 Januari 2021 | 3:37 pm
Reporter: Sandi Kurniawan
Posted by: Redaktur
Dibaca: 64
Pedagang di Pantai Tanjung Kait saat diwawancarai reporter Faktakhatulistiwa.com, foto Sandi Kurniawan, Kamis (14/1/2021).

KABUPATEN TANGERANG, Faktakhatulistiwa.com – Pedagang warung dikarenakan terkendala Covid, menjadi salah satu pekerjaan yang terdampak oleh Virus Corona. Rata-rata omset pedagang tersebut turun lebih dari 50 persen.

Salah satunya, Iba (50 tahun) pedagang warung daerah Pantai Tanjung Kait, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang. Dia mengaku penjualannya menurun dalam seminggu terakhir. Menurutnya, kedatangan pengunjung ke pantai juga semakin berkurang sejak diberlakukannya imbauan berdiam diri di rumah.

Iba mengatakan, pengunjung yang membeli ke warung sudah turun kurang lebih 50 persen dalam seminggu terhitung pergantian tahun yang lalu.

“Penjualan menurun dan Pengunjungnya juga. Biasanya yang datang 40 orang per hari, sekarang kira-kira 20 orang saja. Senin-Jumat mendapatkan untung sebesar 200-300 ribu, belum lagi kalau hari Sabtu & Minggu biasanya, banyak yang datang dari luar dan dalam kota. Keuntungan yang saya peroleh bisa lebih dari ini,” kata Iba saat dikonfirmasi oleh Faktakhatulistiwa, Kamis (14/1).

Namun, ketika himbauan diam di rumah mulai berlaku, penjualannya mulai merosot terhitung sejak 2020 lalu. Ia khawatir, dirinya serta keluarga di rumah bisa terus merugi apabila imbauan tersebut terus berjalan dan berlaku lagi mulai Senin (11/1) yang lalu.

“Ya agak khawatir sekarang, karena sudah kelihatan sekali mulai sepi yang datang ke pantai, otomatis tidak ada pengunjung, takutnya rugi, apalagi virus ini juga kan gak tahu sampai kapan (berakhir),” ungkapnya.

Namun sayangnya, Iba mengaku saat ini belum disediakan masker bagi para pengunjung pantai, karena memang pantai tersebut belum dikelola oleh pemerintah. Ia juga berharap pemerintah dapat membantu para pedagang dan masyarakat dengan menyediakan masker saat di pengunjung tiba di pantai, sehingga dapat memberikan rasa aman kepada seluruh pengunjung pantai nantinya

“Mudah-mudahan juga kalau ada masker, pengunjung juga nambah,” pungkasnya.

© 2020 Fakta Khatulistiwa. All Rights Reserved.