NEWS TICKER

PC.PMII Tangerang Mengutuk Keras Tindakan Represif dan Barbar Oknum Polisi kepada Kader PMII Pamekasan

Jumat, 26 Juni 2020 | 2:12 pm
Reporter: Redaksi
Posted by: Indra Rubadi
Dibaca: 310
Evakuasi PMII Korban Represif Oknum PolRI, Foto istimewa Faktakhatulistiwa.com

TANGERANG, Faktakhatulistiwa.com – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC.PMII) Tangerang mengutuk keras tindakan represif dan barbarian yang dilakukan oleh oknum aparat kepolisian polres Pamekasan, Madura, Jawa Timur, pada Kamis (25/06/2020) Kemarin.

Tindakan yang dilakukan oleh aparat kepolisian kepada mahasiswa kader PMII Pamekasan sangat di sesalkan, pasalnya anggota kepolisian Pamekasan bertindak represif dan barbar terhadap Mahasiswa kader PMII saat menggelar aksi tambang galian C di depan Pendopo Bupati Pamekasan.

Kami PMII Cabang Tangerang sangat menyayangkan dan mengutuk keras tindakan represif dan barbarian yang dilakukan oleh oknum aparat kepolisian Pamekasan, Kapolda dan Kapolres Pamekasan dalam hal ini adalah pihak yang paling bertanggung jawab atas terjadinya tindakan kekerasan tersebut.

Eggy J Pamungkas ketua umum cabang PMII Tangerang mengatakan,

“Seharusnya aparat keamanan itu mengamankan dan menjamin kelancaran jalannya demonstrasi, sesuai dengan amanat undang-undang yang telah dibebankan dipundaknya, bukan malah bertindak tidak manusiawi dan kejam kepada kepada demonstran yang seolah menganggap demonstran seperti musuh”.

Menurutnya, tindakan itu sangat tidak anarkis dan memalukan bagi institusi Polri karena sudah tidak sesuai dengan semboyan-semboyan institusi kepolisian yang seharusnya menjadi pengayom masyarakat.

Dia menilai, tindakan kekerasan anggota
dengan dalih apapun, tindakan kekerasan oknum kepolisian itu tidak bisa dibenarkan. Oleh sebab itu, kami meminta kepada Kapolda Jawa Timur untuk tindak tegas oknum polisi tersebut, ujarnya.

Kami sangat prihatin sekali dengan keadaan sahabat dan sodara satu rahim PMII kami yang masuk rumah sakit lantaran tragedi ini, semoga beliau segera pulih dan lekas sembuh, pungkasnya.

Sekedar untuk diketahui, diberitakan sebelumnya puluhan massa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pamekasan melakukan aksi demonstarasi terkait galian C di depan kantor Bupati Pamekasan dan berakhir ricuh.

Kericuhan terjadi saat sejumlah massa aksi berusaha menerobos masuk ke Pendopo Ronggosukowati untuk bertemu langsung dengan Bupati Pamekasan Badrut Tamam.

© 2020 Fakta Khatulistiwa. All Rights Reserved.