NEWS TICKER

Mengulur Berkas Intake Lippo, Dewan Angkat Bicara

Rabu, 22 April 2020 | 1:46 pm
Reporter: TIM
Posted by: Indra Rubadi
Dibaca: 1691
Dedy Fitriadi Dewan Komisi II DPRD Kota Tangerang, foto istimewa

KOTA TANGERANG, Faktakhatulistiwa.com – Dewan Komisi II Kota Tangerang angkat bicara, terkait penguluran berkas izin intake yang dikelola Departemen Air Lippo Karawaci, Rabu (22/04).

 

Sesuai peraturan dan Aturan Tata Kelola Pemerintahan Kota Tangerang Dewan Komisi II, Dedy Fitriadi, SH mengatakan bahwa seharusnya dan selayaknya, Perijinan harus melalui Rekomendasi dari Pemda setempat.

“Termasuk didalamnya adalah Aparat Pemerintahan Desa atau Kelurahan dan Kecamatan setempat dan tentu selanjut nya koordinasi atau pun Rekomendasi dengan Dinas Kota Madya serta Dinas terkait di Propinsi, jika main Bypass saja, jika ada Permasalahan di area Lokasi siapa yang harus menangani? Pasti lah Aparat Desa/Kelurahan dan Kecamatan setempat,”papar Dedy dalam keterangan tertulisnya.

Terkait intake yang dimaksud, dirinya pun mengatakan setelah dilihat dan dipelajari dengan baik, kapan Ijin tersebut diterbitkan, dan apakah sudah sesuai dengan Peraturan Tentang terbitnya satu Ijin.

“Meski pun itu diterbitkan oleh Departemen. Apakah semua Prosedur sudah ditempuh atau dijalankan dengan benar,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, bahwa Pihak LIPPO yang diwakili oleh Sukoyo belum dapat menunjukan bukti berkas izin berdirinya intake yang menjadi air baku bagi para penghuni real estate sakat menghadap Kasi Deteksi Bidang BinMas Pol PP Kota Tangerang. (20/4).

“Datengnya gak bawa apa-apa, sedang dibuat laporannya ke pimpinan. Kami sedang minta berkasnya,” tuturnya.

Ia pun mengatakan, usai bermediasi Pihak LIPPO berjanji akan segera membawa berkas prijinan intake dalam waktu singkat untuk diserahkan ke pihak SatPol PP.

“Fungsi deteksi hanya pulbaket saja, Dia berjanji akan membawa berkasnya, Dia bilang secepatnya, Kami memberikan waktu tiga hari tuk mempersiapkan berkasnya,” lanjutnya.

© 2020 Fakta Khatulistiwa. All Rights Reserved.