Oleh : Dian Herdiati, Dosen Pendidikan Musik, FBS-UNJ

Faktakhatulistiwa.com – Tim dosen dari Program Studi Pendidikan Musik FBS menggelar pelatihan tentang “Pengelolaan Pertunjukan Musik Bagi Guru-guru Sekolah Dasar di Kecamatan Cibinong”.

Kegiatan dilaksanakan dalam enam kali pertemuan, 3, 6, 13, 20, 27 Agustus, dan 3 September 2022, secara daring melalui zoom meeting dan luring. 

Kegiatan ini merupakan rangkaian dari Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M) yang rutin dilaksanakan Dosen dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Kegiatan P2M terintegrasi KKN ini mengikutsertakan lima orang mahasiswa yang melaksanakan KKN di Kecamatan Cibinong, antara lain, Rizka Yurianda Iswara, Naufal Rizmalia, Sekar Vania, Laurentius Wirandika Adi, Ferdy Fernando.

Kegiatan ini digagas oleh Ketua P2M, Dr. Dian Herdiati, M. Pd, dan anggota tim dosen, Dani Nur Saputra, Ida Bagus Sudiasa, dan dibantu oleh Ririn Despriliani (dosen).

Pelatihan diikuti oleh kurang lebih 40 peserta yang terdiri guru-guru Sekolah Dasar di wilayah Kecamatan Cibinong, Bogor. Dalam kegiatan ini menghadirkan juga alumni Jurusan Musik IKIP Jakarta sebagai narasumber, yaitu Ertha Andya, S. Pd, guru Sekolah Bogor Raya.

Pelatihan ini dimaksudkan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan bagi guru Sekolah Dasar. Mereka adalah guru kelas yang mempunyai disiplin ilmu yang beragam, dimana saat mengajarkan mata pelajaran Seni Budaya di sekolah sering mengalami kendala karena adanya keterbatasan dalam hal pengetahuan dan keterampilan yang dimiliki.

Bagi guru SD, mengelola sebuah pertunjukan seni dan mengajar seni budaya atau tematik yang inovatif dan kreatif menjadi tantangan tersendiri.

Oleh sebab itu, penting bagi guru terutama guru SD untuk memiliki pengetahuan dalam hal mengelola sebuah pertunjukan seni (musik) dan keterampilan bermain alat musik serta bernyanyi.

Mengapa diperlukan pengetahuan tentang mengelola sebuah pertunjukan seni? Biasanya pada akhir tahun ataupun pada akhir semester, sekolah mempunyai program pementasan seni.

Guru mendapat tugas untuk mengelola pementasan tersebut mulai dari pembuatan proposal, pencarian dana hingga pelaksanaan berlangsung, sehingga guru memerlukan pengetahuan tentang cara-cara mengelola pertunjukan seni agar pertunjukan dapat disajikan dengan baik. Selain itu, keterampilan bermain alat musik seperti pianika dan gitar dibutuhkan guru untuk penyampaian materi-materi seni musik dan juga tematik di dalam kelas agar lebih bervariasi, sehingga, melalui penguasaan bermain alat musik pianika, gitar dan keterampilan bernyanyi, guru dapat menciptakan kelas yang interaktif, dan tidak membosankan.

Pianika digunakan karena semua anak SD wajib memiliki pianika. Sedangkan Gitar menjadi alat bantu guru dalam mengajar agar pembelajaran lebih menarik.

Keterampilan bernyanyi juga menjadi hal utama yang harus dimiliki guru, karena bernyanyi sebuah lagu dengan nada, dan irama yang salah, dan suara yang fals akan berdampak fatal pada memori peserta didik seterusnya tentang lagu yang dinyanyikan.

Pada setiap sesi pertemuan dibantu oleh mahasiswa yang memang terlibat sebagai anggota tim.

Pertemuan pertama dilaksanakan secara daring, materi 1 tentang Pengelolaan Pertunjukan Seni (Musik), disini bapak Drs. Ida Bagus Sudiasa, M.Sn selaku narasumber menjelaskan tentang apa yang harus diketahui guru sekolah Dasar saat diminta untuk membuat sebuah pertunjukan/pementasan seni yang baik dan sesuai kaidah yang ada.

Dijelaskan tentang pentingnya lima fungsi manajemen seperti :

  • Merencanakan,
  • Mengorganisasikan,
  • Memerintahkan,
  • Mengkoordinasikan,
  • Mengendalikan.

Dilanjutkan penjelasan tentang struktur organisasi dan tupoksinya, serta prinsip manajemen event.

Selanjutnya materi ke-2, ibu Dr. Dian Herdiati,M.Pd menjelaskan tentang pentingnya pengetahuan teori musik yang mencakup notasi musik, dan ritmik untuk menunjang keterampilan bermain alat musik maupun keterampilan bernyanyi.

Pertemuan kedua, peserta masih mempelajari materi tentang :

  • Pengetahuan teori musik,
  • Interval,
  • Tangga nada,
  • Bentuk struktur lagu.

Pertemuan ketiga, peserta mempelajari materi tentang bagaimana pentingnya Teori Musik bagi guru musik yang dibawakan oleh ibu Ertha Andya, S.Pd.

Selanjutnya materi dilanjutkan tentang keterampilan bermain pianika, dan Gitar yang disampaikan oleh bapak Dani Nur Saputra, S.Pd, M.Sn.

Pemaparan mencakup teknik dasar bermain pianika tentang penjarian yang digunakan untuk bermain pianika, serta penjelasan cara bermain akor-akor dasar I, IV, V, dalam tangga nada C Mayor serta pola iringan dalam tanda birama 2/4, ¾, 4/4 pada gitar.

Setelah kegiatan secara daring melalui zoom meeting sebanyak tiga kali pertemuan berlangsung, maka pada pertemuan ke empat peserta wajib hadir luring untuk mempraktikan pengetahuan dan keterampilan yang telah diberikan pada pertemuan daring sebelumnya.

Pada pertemuan keempat, kegiatan dilaksanakan secara luring, materi yang diberikan berupa praktik bermain rimik sebagai aplikasi dari teori musik, serta bernyanyi dan juga praktik memainkan pianika dan Gitar.

Peserta mengikuti dengan antusias hingga pukul 14.00 WIB, satu jam sebelum berakhir, peserta membentuk kelompok yang terdiri dari 10 orang untuk setiap kelompoknya.

Terdapat 4 kelompok yang terdiri dari gabungan sekolah-sekolah gugus di wilayah Kecamatan Cibinong. Masing-masing kelompok dengan arahan dari mahasiswa, berdiskusi, merencanakan sebuah pertunjukan musik yang akan ditampilkan pada pertemuan kelima.

Pada pertemuan kelima, sebelum pementasan pada pukul 11.00 WIB, setiap kelompok melatih materi-materi yang akan dipentaskan dibantu oleh mahasiswa.

Setiap kelompok mempresentasikan pertunjukan yang sudah dirancang sebelumnya.

Pertunjukan musik dibuat kolaborasi antara satu kelompok dengan kelompok lainnya, sehingga menampilkan sebuah pementasan seni yang tersusun secara apik selama 45 menit.

Tidak ketinggalan kelompok mahasiswa juga menampilkan sebuah pertunjukan ansambel gitar dengan judul Gundul-gundul Pacul diikuti kemudian dengan penampilan dari setiap kelompok sesuai alur cerita.

Pertunjukan musik yang ditampilkan diakhiri dengan gerak, dan lagu Pelajar Pancasila ciptaan Eka Gustiwana serta bernyanyi lagu Bagimu Negri ciptaan Kusbini, dan yel-yel Sekolah Dasar di Wilayah Kecamatan Cibinong.

Pada akhir sesi pertemuan kelima, diadakan evaluasi hasil kegiatan bersama peserta, dan tanya jawab untuk materi-materi yang belum dipahami.

Tim P2M dosen beserta mahasiswa berinteraksi positif dengan peserta. Peserta dengan antusias, dan semangat mengatakan bahwa kegiatan “Pelatihan Pengelolaan Pertunjukan Musik” ini sangat bermanfaat, dan membuka wawasan mereka dalam merencanakan sebuah pementasan, dan keterampilan bermusik.

Pelatihan yang dilaksanakan dalam 6 minggu ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk melatih kemampuannya masing-masing hingga peserta benar-benar mendapatkan hands-on experience secara langsung.

Pertemuan ke enam dilaksanakan melalui platform Whatsapp terkait koordinasi untuk pengumpulan tugas dari setiap kelompok yaitu membuat sebuah proposal pertunjukan musik.

Setelah kegiatan ini, diharapkan peserta dapat membuat proposal sebuah pertunjukan seni yang baik, dan dapat mengembangkan keterampilan bermain pianika, dan gitar. Peserta pelatihan yang hadir selama 6x pertemuan, dan mengirimkan tugas yang diberikan dalam pelatihan ini mendapat sertifikat.

Penerbit : Redaksi Faktakhatulistiwa.com

follow and like us:
Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan