NEWS TICKER

Masyarakat Selapajang Bergerak Bersama Santri Mengabdi Menuntut Perbaikan Jalan

Kamis, 25 Februari 2021 | 1:30 pm
Reporter: Lukman
Posted by: Indra Rubadi
Dibaca: 843
Warga Aksi Menuntut Perbaikan Jalan Berlubang, foto istimewa Faktakhatulistiwa.com

KOTA TANGERANG, Faktakhatulistiwa.com – Sehubungan dengan akan dimulainya Pelaksanaan Proyek Pembangunan Jalan Raya di 4 Ruas yaitu ; Jalan Juanda Kelurahan Batusari 1.670 M, Jalan Bourok Kelurahan Karang Anyar 746 M, Jalan Pembangunan III Kelurahan Karang Anyar 1.015 M, Jalan Marsekal Suryadharma Kelurahan Selapajang Jaya 233 M, dengan Total Panjang 3.664 KM yang akan dilaksanakan pada hari Kamis, 25/02/2021.

Maka dari itu, dari Masyarakat Selapajang Jaya Bergerak bersama Santri Mengabdi melakukan Aksi Unjuk Rasa dan Treatrikal di jalan berlubang dengan Menanam pohon di kubangan.

Menurut Ustad Wildan Koordinator Masyarakat Selapajang Bergerak menerangkan,

“Ada Apa Dengan Selapajang Jaya? beberapa waktu lalu Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas PUPR dan Pejabat Wilayah menjanjikan bahwa pada tahun 2021 Jalan Marsekal Surdharma Kelurahan Selapajang Jaya akan segera¬† diperbaiki karena sudah di plot dengan matang,” paparnya.

Diketahui Jalan sepanjang Marsekal Suryadharma Kel. Selapajang Jaya Kec. Neglasari Kota Tangerang dari mulai Terowongan arah Bandara Soekarno Hatta sampai ke Perbatasan Kota-Kabupaten Tangerang sudah sangat memprihatinkan sekali. Bukan hanya lubang kecil tetapi sudah ada seperti kubangan kerbau (lubang besar), pasalnya bila turun hujan maka lubang tersebut sudah seperti kubangan kerbau.

Untuk diketahui bahwa pernah ada perbaikan dari Dinas PUPR Kota Tangerang di tahun 2020, itupun perbaikannya hanya tambal sulam saja menggunakan batu konblok dan batu split.

Ustad Wildan Koordinator Masyarakat Selapajang Bergerak menambahkan,

“Anda bisa lihat langsung, betapa memprihatinkan sekali Jalan Raya Penghubung antar Kota dan Kabupaten ini hancur seperti kubangan kerbau, padahal dari jalan yang dilalui oleh banyak pengendara baik dari Kabupaten yang hendak bekerja ke Bandara dan atau sebaliknya,” ujarnya.

“Sudah banyak warga yang menjadi Korban Kecelakaan lalu lintas di Jalan tersebut, dari luka yang kecil sampai ada korban yang meninggal dunia ditempat,” sesalnya.

Jalan Marsekal Suryadharma ini memiliki panjang hampir satu kilo meter lebih dan tidak jauh berbeda dengan panjang Jalan Juanda yang berada di Batuceper, tetapi kenapa Jalan ini hanya mendapatkan perbaikan sepanjang 233 meter dengan Rencana Anggaran Belanja (RAB) Rp. 2 Milliar saja.

Warga tidak mau menunggu lama lagi dengan alasan apapun, berapa kali lagi Pemerintah memberika janji kepada warga atau dengan alasan bahwa jalan ini sedang diusulkan anggarannya Ditahun berikutnya, yang artinya warga harus menunggu 1 tahun kedepan.

Diketahui bahwa Jalan Bourox Batusari mendapatkan perbaikan 746 meter dengan anggaran hampir 7 Milliar dan warga tahu bahwa jalan itu tidak parah kerusakannya seperti Jalan Marsekal Suryadharma Selapajang Jaya, namun mengapa jalan itu di prioritaskan, kenyataannya volume kendaraan dijalan itu tidak terlalu banyak seperti Jalan Marsekal Suryadharma.

Ade Basir selaku Koordinator Santri Mengabdi mengatasnamakan Warga menyampaikan tuntutan kepada Pemerintah Kota Tangerang :

1. Undang-Undang Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik menggaris bawahi dengan tebal bahwa salah satu elemen penting dalam mewujudkan penyelenggaraan negara yang terbuka adalah hak publik untuk memperoleh Informasi sesuai dengan peraturan perundang-undangan, maka kami meminta Pemerintah Kota Tangerang dapat melakukan dan menjalankan Keterbukaan Informasi Publik kepada kami Masyarakat Selapajang Jaya khususnya dan umumnya untuk Proyek 4 ruas Jalan tersebut,

2. Meminta kepada Pemerintah Kota Tangerang untuk segera memperbaiki Jalan Penghubung Kota dan Kabupaten ini, Jalan Marsekal Suryadharma Selapajang Jaya tanpa harus menunggu di Tahun berikutnya,

3. Batalkan saja Perbaikan jalan Marsekal Suryadharma yang hanya 233 meter, padahal kerusakan jalan Marsekal itu sampai dengan 1 kilo meter lebih, mulai dari Terowongan Selapajang Jaya sampai dengan Perbatasan Kota-Kabupaten Tangerang,

4. atau alihkan perbaikan yang di Jalan Bourok ke Jalan Marsekal Suryadharma Selapajang Jaya,

“Kami warga Kota Tangerang merasa malu, Jalan ini kalah bagus dengan Jalan Kabupaten Tangerang,” tandasnya.

“Kami akan terus melakukan Treatrikal menanam Pohon dan melepas ikan di Kubangan lubang tersebut, kalau jalan Marsekal Suryadharma ini tidak di perbaiki, demikian dan Salam Merdeka untuk Kita Semua,” tegasnya.

© 2020 Fakta Khatulistiwa. All Rights Reserved.