NEWS TICKER

LSM Bintang Merah Indonesia Desak Instansi Untuk Membongkar Intake Tidak Berizin Milik LIPPO

Sabtu, 9 Mei 2020 | 4:21 pm
Reporter: Redaksi
Posted by: Redaksi
Dibaca: 795
Ketua LSM Bintang Merah Indonesia, foto Istimewa faktakhatulistiwa.com

KOTA TANGERANG, faktakhatulistiwa.com – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bintang Merah Indonesia terus soroti adanya intake milik LIPPO Karawaci yang belum memenuhi izin.

Berdasarkan pantauannya, Ketua LSM Bintang Merah Indonesia, Dedy Rahmadiyansah saat dihubungi Faktakhatulistiwa.com mengatakan sudah mengantongi bukti berdasarkan hasil kajian dan investigasi yang bahwasannya dalam pembangunan intake milik LIPPO yang ada di wilayah Panunggangan Barat tersebut, diduga melibatkan beberapa instansi pemerintahan.

“Dari awal kami pantau terkait dugaan intake tak berizin ini.kami dari lsm bintang merah indonesia menurunkan beberapa team untuk menginvestigasi dan membuat kajian. Dari hasil kajian tersebut team kami menduga bahwa pembangunan intake tersebut melibatkan beberapa instansi selaku yang punya wewenang. Maka dari itu kami layangkan surat beberapa dinas terkait intake dan ke pihak lippo. Kami juga mengirimkan surat kepada DPRD KOTA TANGERANG,” jelasnya.

 

Salahsatu surat yang dilayangkan LSM Bintang Merah Indonesia kepada instansi terkait, foto Istimewa faktakhatulistiwa.com

 

Dari polemik perizinan intake itu pun LSM Bintang Merah Indonesia menegaskan, akan terus mengawal dugaan intake tak berizin sampai tuntas dengan terus mengumpulkan bukti-bukti baru terkait hal tersebut.

“Dan berdasarkan infomasi dari team invetigasi kami bahwa intake tersebut akan di segel. Menurut kami sangat tidak logis. Intake tersebut berdiri di tahun 2017 dan kami menduga keras pernah di lakukan penyegelan. Jika sekarang dilakukan penindakan yang sama (penyegelan kembali -red) lalu buat apa dibuatkan peraturan,” keluhnya.

Dengan adanya hal itu, LSM Bintang Merah Indonesia akan terus mendesak, agar dugaan intake tak berizin itu segera dibongkar dengan tujuan membuat efek jera bagi para oknum-oknum yang coba bermain-main dengan hukum.

“Dari beberapa instansi yang sudah kita layangkan surat. Sudah ada beberapa instansi yang menjawab. Dan hal tersebut menjadi tambahan bukti-bukti,” ungkapnya.

 

 

© 2020 Fakta Khatulistiwa. All Rights Reserved.