TANGERANG, Faktakhatulistiwa.com – Pokja Lelang Proyek pada Dinas PUPR Kota Tangerang dinilai tidak normatif. Pasalnya ada beberapa pemenang lelang yang diduga dipaksakan.

“Ada beberapa kegiatan lelang yang diduga pemenang lelangnya dipaksakan, dan ada beberapa kegiatan dilelang ulang, diduga calon pemenang lelang bukan yang di jagokan,” beber ketua Poros Tangerang Solid (PORTAS), Hilman Santosa kepada Faktakhatulistiwa.com, Senin (12/9/2022).

Hal itu dikatakan Hilman, pada lelang proyek Tahun Anggaran (TA) 2022, yang dianggarkan oleh APBD Kota Tangerang. Salahsatunya seperti adanya tender lanjutan peningkatan jalan Garuda, Batuceper.

Menurutnya, keterangan tender yang ada dalam situs LPSE itu sudah masuk ‘masa sanggah’ namun tidak ada calon yang akan disanggahnya.

“Contoh proses lelang sudah masuk masa sanggah, tapi calon yang akan di sanggahnya tidak ada,” ujar Hilman.

Untuk itu, LSM PORTAS akan segera melayangkan surat kepada pihak-pihak terkait, guna dilakukan uji materi terkait lelang yang dinilai tidak normatif itu.

“Dalam waktu dekat PORTAS akan kirim surat kepada pihak yang berwenang agar dilakukan forensik untuk uji materi apakah proses lelang yang dilakukan sudah benar-benar normatif atau hanya kamuflase,” jelasnya.

Hingga berita ini dilayangkan, belum ada tanggapan resmi terkait hal itu dari Pokja Lelang pada Dinas PUPR Kota Tangerang.

Penulis : Yudha
Penerbit : Redaksi Faktakhatulistiwa.com

follow and like us:
Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan