NEWS TICKER

Lagi, Sidang di Tunda 1 Tahun, JPU Gagal Berikan Tuntutan Anak Wakil Walikota?

Rabu, 23 Desember 2020 | 3:56 pm
Reporter: Oki
Posted by: Indra Rubadi
Dibaca: 1428
Kasus Anak Wakil Walikota Tangerang di tunda 1 Tahun, foto istimewa Faktakhatulistiwa.com

KOTA TANGERANG, Faktakhatulistiwa.com – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Kota Tangerang gagal menuntut anak wakil walikota Tangerang. Senin,(21/12/2020).

Agenda sidang penuntutan terdakwa Akmal Soheirudin Jamil bersama Dede, Syarif dan Muhamad Tofik. Di tunda yang ke dua kalinya oleh Jaksa Kejaksaan Negeri Kota Tangerang dengan alasan yang belum jelas.

Sampai saat ini dari Kejaksaan, Kajari, Kasipidum maupun Jaksa penuntut umum tidak bisa di hubungi. Dari info yang di dapat Kasi Pidum Dapot justru malah positif covid 19 ujar sumber yang bisa di percaya.

Kasi Pidum sudah tidak masuk dari hari Kamis tanggal 17 Desember ujar salah satu JPU lewat SMS-nya. Sedangkan Kajari Wira SH pun tidak mau balas SMS keterkaitan batal tuntutan anak wakil walikota.

Sidang sidangnya Akmal Soheirudin Jamil sangat aneh dan istimewa. Dari awal perkara penangkapan pun polisi rilis sudah hampir 1 bulan. Ketika perkara sampai kejaksaan jaksa penuntut umum penolakannya ke P 19.

JPU meminta perkaranya di samakan dengan perkara Dede, Syarifudin dan Muhamad Tofik. Setelah berkas di kembalikan ke penyidik akirnya bisa di P21 perkara lengkap.

Sidang pun di gelar di pengadilan negeri Tangerang. Dari dakwaan saksi Ampe beberapa kali di tunda sampai saksi ahli dari terdakwa sidangnya sampai larut malam jam 21 malam.

Memasuki agenda sidang tuntutan pun molor sampai di tunda 2 kali. Infor masi yang di dapat awak media. Kejaksaan Negeri Kota Tangerang lagi di serang covid 19. Sidang di tunda tahun depan.

Tidak tanggung tanggung dari pejabat jaksa pegawai sampai TU. 9 orang terpapar covid 19. Bahkan hari Jum,at tanggal 18 kantor Kejaksaan sempat di tutup. Terdakwa Akmal Soheirudi Jamil bin Sahrudin wakil walikota Kota Tangerang tertangkap polisi hasil pengembangan terdakwa Dede.

Akmal di tangkap ketika akan ke rumah Dede untuk pesta sabu sabu. Akmal menyuruh Dede mbeli sabu sabu 1gram atau 1dji untuk di pakai bersama seharga 1,6 juta.

Sedangkan Akmal peranya memberikan uang ke Dede lewat transfer sebesar 800Ribu Rupiah. Perbuatan para terdakwa di buktikan JPU lewat pasal 114,112 dan 127.

Prekusor bersekutu perbuatan jahat menyuruh di suruh membeli menukar di tukar narkotika bukan Tamanan unsur ini telah terpenuhi dengan banyaknya barang bukti 0,51 gram,0,31gram sabu sabu  dan 73 gram ganja.

Untuk melarikan tuntutan ke dalam pasal 127 rehab sangat kesulitan. Terdakwa Akmal pun belum memakai barang bukti yang sudah di beli oleh dede.

© 2020 Fakta Khatulistiwa. All Rights Reserved.