NEWS TICKER

Lagi, Pegawai BPBD Kota Tangerang Tersangkut Kasus Pungli

Kamis, 18 Juni 2020 | 9:24 pm
Reporter: Redaksi
Posted by: Indra Rubadi
Dibaca: 313

 

KOTA TANGERANG, Faktakhatulistiwa.com – Seakan tak pernah jera, kembali pegawai Badan Penangulangan Bencana Daerah, (BPBD) Kota Tangerang tersangkut kasus hukum. Kali ini menjerat oknum staf BPBD Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi (RR) berinisial (DR).

(DR) diduga melakukan pungutan liar (Pungli) hingga ratusan juta rupiah kepada puluhan orang calon pegawai yang dijanjikan bekerja sebagai Tenaga Harian Lepas (THL) di BPBD Kota Tangerang.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Tangerang, Deni Koeswara membenarkan kalau (DR) adalah staf BPBD berstatus PNS. Namun Deni mengaku tidak mengetahui prilaku anak buahnya itu dengan alasan baru menjabat.

Terkait kasus hukum yang menjerat anak buahnya itu, Deni mengatakan kalau hal itu berkaitan dengan penerimaan calon pegawai THL.

” Ya, itu soal penerimaan calon pegawai. Walikota juga sudah berpesan untuk sementara tidak ada penambahan calon pegawai dan berpedoman pada data yang sudah ada,” jelas Deni, Kamis (18/6/2020) kepada forwatnews.

Menurut Deni, kalaupun ada penerimaan calon pegawai di BPBD, itu harus dilakukan secara selektif dan sesuai kebutuhan. Sementara saat ini kata Deni jumlah pegawai BPBD ada sebanyak 297 orang personel yang tersebar di 4 UPT.

“Saya rasa saat ini sudah cukup. Justru yang kami butuhkan adalah tenaga teknisi yang hanya berjumlah dua orang,” katanya.

Agar kasus hukum tidak terulang lagi, Deni berpesan kepada pegawai BPBD harus bekerja displin dan sesuai aturan, jika tidak maka harus menerima konsekuensinya. Deni juga berjanji membenahi organisasi yang jadi garda terdepan dalam penangulangan bencana itu.

Dijelaskan Sekretaris Badan BPBD Kota Tangerang, Edi Sofyan, bahwa (DR) yang diduga melakukan pungli, sebelumnya bekerja sebagai staf di Kelurahan Paninggilan, Kecamatan Ciledug. Namun sejak 21 November 2019 (DR) dipindahkan dan bekerja sebagai staf BPBD yang ditempatkan di Bidang RR. Sejak saat itu (DR) diketahui kerap membolos dari kantor.

“Dia itu jarang masuk kerja, pernah sekali terlihat tapi hanya absen lalu pergi. Seperti orang ketakutan. Ya, kami juga bertanya tanya, kok orang baru jarang masuk kerja. Kami sudah lakukan teguran sampai tiga kali baik lisan dan tulisan, tapi tetap diabaikan,” paparnya.

Sementara berdasarkan informasi yang dipercaya, (DR) diduga melakukan pungutan liar hingga ratusan juta rupiah kepada puluhan calon pegawai THL yang ingin bekerja di BPBD.

Saat ini kasus (DR) ditangani unit Reskrim Polres Metro Tangerang Kota dan belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kasus tersebut.

© 2020 Fakta Khatulistiwa. All Rights Reserved.