TANGERANG, Faktakhatulistiwa.com – Anggota Komisi II DPRD Kota Tangerang lakukan peninjauan kegiatan sunatan massal yang dilangsungkan di Masjid Wihdatul Ummah, Jl. Ir. Sutami, Sukasari, Kota Tangerang.

Pelaksanaan sunatan massal yang diinisiasi oleh TAGANA Bodhi Banten Indonesia bersama Pengurus Masjid Wihdatul Ummah, dan Generasi Muda Tao di bawah bimbingan Yayasan Ceng It Thian Kun Bio ini diikuti oleh 20 anak yang terdaftar untuk mengikuti sunatan massal, pada Minggu (26/9/2021).

“Selain menjalin kerukunan antar umat beragama, senyum bahagia mereka merupakan bukti kepedulian kita kepada sesama,” ujar Ketua I Tagana Bodhi Banten Indonesia, Priski Setiawan.

Dalam kesempatan yang sama, anggota Komisi II DPRD Kota Tangerang, Dedy Fitriadi mengapresiasi kegiatan sunatan massal yang dilakukan oleh kolaborasi antara DKM Masjid Wihdatul Ummah bersama Yayasan Tao Indonesia.

“Saya sangat mengapresiasi, dan harusnya ini dapat di jadikan contoh, khususnya warga negara Indonesia. Disinilah pancasila dan kebhinekaan. Jadi kerukunan keagamaannya terlihat tidak ada perbedaan, kita semua sama walaupun tata cara maupun keyakinan kita berbeda, tapi tujuan kita tetap sama, satu tujuan,” ujar politisi dari Fraksi Partai Demokrat ini.

Dedy berharap, kedepannya kolaborasi kerukunan ini bisa dapat bekerja sama lebih baik lagi, baik dalam segi sosial maupun budaya.

Swafoto bersama Anggota Komisi II DPRD Kota Tangerang, TAGANA Bodhi Banten Indonesia, bersama Generasi Muda Tao, Pengurus Masjid Wihdatul Ummah, dan Pembimas Buddha Provinsi Banten (foto istimewa)

“Sekali lagi saya sangat apresiasikan kepada teman-teman Buddhis dan khususnya Yayasan Tao Indonesia yang telah peduli kepada masyarakat. Pesan dan saran saya, ini harusnya jadi percontohan secara dini karena kita walaupun berbeda agama kita tetap satu, jadi disinilah apa lagi kita sedang berada di kondisi seperti sekarang kita semua memiliki tanggungjawab untuk menjaga kondisifitas baik antara masyarakat atau umat beragama, NKRI Harga Mati,” jelas Dedy.

Senada dikatakan oleh Ustad Yayan. Dirinya mensyukuri bahwa di Masjid Wihdatul Ummah menjadi pilihan lokasi berjalannya sunatan massal.

“Alhamdulillah pada hari ini masjid telah menjadi lokasi atas berjalanya sunatan massal, kita telah sama-sama atas berjalannya sunatan massal, kita juga berterimakasih telah dibantu. Mohon maaf jika banyak salah, sekali lagi saya berterimakasih kepada semuanya, semoga kita selalu dalam lindungan Allah Subahana Wa Ta’alla,”

Lebih lanjut, ustad Yayan menyampaikan, bahwa pihaknya mendapat undangan dari Buddhis Indonesia dalam rangka bakti sosial untuk membantu masyarakat yang terdampak pandemi.

“Alhamdulillah peminatnya banyak dan kedepannya akan kita adakan lagi, dan kami dari masjid merespon siap untuk di lanjutkan,” ujar ustad Yayan.

Kegiatan sunatan ini, kata ustad Yayan merupakan kali kedua yang dilakukan, yang akan dilanjutkan pada momentum bulan Maulid yang akan datang.

“Untuk hari ini kita di gelombang ke 2 dari tanggal 12 dan tanggal 26 masuk bulan Muharram dan Safar, jadi kedepannya bulan Maulid inysa Allah akan di laksanakan juga. Untuk hari ini ada 18 yang harusnya 20 anak tetapi 2 anak tidak hadir,” pungkasnya.

Anggota DPRD Kota Tangerang, Dedy Fitriadi (tengah), Dewan Pembina Generasi Muda Tao Indonesia (GMTI) dan Yayasan Ceng It Thian Kun Bio, Taosu San Yuan (kanan), bersama Pembimas Buddha Provinsi Banten, Andi Dela Yulianto (kiri), (foto istimewa)

Dikesempatan yang sama, Dewan Pembina Generasi Muda Tao Indonesia (GMTI) dan Yayasan Ceng It Thian Kun Bio, Taosu San Yuan menyampaikan, kegiatan bakti sosial dan sunatan massal ini dilakukan rutin selama tahun 2021 ini.

“Sebelumnya kita juga sudah melakukan serbuan vaksin. Kemarin kita di Jakarta Barat, Jakarta Utara, Tangerang Kota, sama kemarin di Parung Panjang, untuk sunatan massalnya terakhir di Serang, lebih kurang sudah 17 desa, ini bisa di bilang sebagai salah satu program dari Yayasan dan Pemerintah juga. Saya berharap biar bisa lebih beraneka ragam kita tetap bersatu,” jelasnya.

Adapun Pembimas Buddha Provinsi Banten, Andi Dela Yulianto, selaku perwakilan dari Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Banten turut berharap agar kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan agar terwujud kehidupan bernegara yang harmonis.

“Dari kementerian agama sifatnya membina, kegiatan seperti ini kita motivasi untuk terus dilakukan agar kegiatan yang bernuansa kerukunan antar umat beragama selalu terpelihara agar terwujud kehidupan bernegara yang harmonis,”

“Tentu saja menyukai dan mendukung untuk kedepan dalam rangka tahun baru islam , harapannya kegiatan-kegiatan yang bernuansa perukunan ini selalu berjalan untuk membangun kehidupan dan keagamaan selalu terlaksana,” pungkasnya. (Yud)

follow and like us:
Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan