NEWS TICKER

KNPI Desak Polisi Usut Tuntas Pelaku Penembakan di Kota Tangerang

Minggu, 7 Juni 2020 | 8:33 pm
Reporter: DAB
Posted by: Redaksi
Dibaca: 460

KOTA TANGERANG, faktakhatulistiwa.com – DPD KNPI Kota Tangerang menyatakan sikap dengan adanya aksi penembakan misterius dari orang tidak dikenal (otk) yang sebabkan dua pemuda, yang satu diantaranya merupakan Kader SAPMA PP yang hingga saat ini masih menjalani perawatan di RSUD Kabupaten Tangerang.

“Kami mengutuk keras dan sangat mengecam aksi penembakan misterius yang dialami dua pemuda Kota Tangerang,” kata Ketua DPD KNPI Kota Tangerang, Uis Adi Dermawan dalam keterangan tertulisnya, Minggu (7/6).

Uis juga mengatakan, bahwa dalam hal ini pihak Kepolisian, Polres Metro Tangerang Kota, dan Polsek Tangerang harus serius mengusut tuntas kasus penembakan tersebut.

“Apalagi peristiwa itu terjadi dihari yang sama, TKP yang berdekatan, dan jarak waktu yang berselang sekitar 90 menit,” jelasnya.

Dengan adanya aksi penembakan itu pun, DPD KNPI Kota Tangerang berharap agar Aparat Kepolisian dapat memaksimalkan Bhabinkantibmas cegah kejahatan ditengah pandemi ini.

“Jangan sampai menunggu jatuh korban lagi dan sudah menjadi tupoksi Kepolisian dalam memberikan keamanan dan kenyamanan serta kondusifitas Kota Tangerang,” tegasnya.

Selain itu, DPD KNPI Kota Tangerang juga meminta kepada RSU Kabupaten Tangerang, agar dapat memberikan perhatian lebih dalam menangani pasien korban penembakan.

“Sampai saat ini pihak rumah sakit belum memberikan kepastian kapan korban dioperasi padahal posisi peluru masih didalam tubuh yang dikhawatirkan dapat membahayakan ketahanan tubuh pasien,” tambah Uis menyatakan.

Ditengah pandemi Covid 19 ini, DPD KNPI Kota Tangerang tetap mengimbau agar masyarakat khususnya pemuda tetap dirumah saja, jangan keluar rumah bila tidak ada keperluan mendesak.

“Mari kita berdoa agar kasus ini bisa terungkap dan pelaku penembakan dapat ditangkap, serta Kota Tangerang menjadi lebih aman, nyaman dan kondusif,” tukasnya.

© 2020 Fakta Khatulistiwa. All Rights Reserved.