NEWS TICKER

KKR Minta DPRD Kawal Refocusing Anggaran Covid

Sabtu, 13 Juni 2020 | 1:41 pm
Reporter: HS
Posted by: Redaksi
Dibaca: 129

 

KOTA TANGERANG, faktakhatulistiwa.com – Peran DPRD sebagai Lembaga pengawasan dan penampung aspirasi masyarakat tidak boleh hilang. Apapun permasalahan yang sedang terjadi, peran itu sangat dibutuhkan oleh setiap masyarakat, dan Anggota Dewan jelas tidak boleh menghindarinya.

Hal tersebut dikatakan oleh Ketua Komite Kesehatan Rakyat (KKR), Mauladi Fachrian yang menyimpulkan bahwa saat ini, begitu banyak masyarakat Kota Tangerang yang mengalami krisis ekonomi akibat Pandemi Covid-19. Untuk mengobati luka itu, peran sentral Negara menjadi salah satu faktor yang ditunggu oleh masyarakat.

“Kita semua tentunya sangat memahami segala kondisi hingga keterbatasan kemampuan yang kita punya. Tetapi semua sadar dan kiranya tidak ada yang menuntut permasalahan itu,” papar pria yang akrab disapa Fachri ini melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (13/6).

Di Kota Tangerang ini, KKR meminta Dua hal kepada DPRD Kota Tangerang. Pertama, segera ajukan usulan penambahan kuota penerima Bansos kepada Pemerintah (Pemkot) Tangerang dari sumber dana alokasi APBD yang jauh-jauh hari sudah diucapkan oleh Arief R. Wismansyah selaku Wali Kota Tangerang.

“Sebab untuk saat ini, kuota penerima manfaat yang dikeluarkan oleh Pemkot Tangerang dengan jumlah 131.778, sejatinya akan terpenuhi oleh bantuan dari Pemerintah Pusat melalui tangan Kemensos dan Pemprov Banten melalui Dinsos Provinsi. Untuk itu kami meminta agar Pemkot Tangerang bisa menambahkan kuota penerima manfaat Bansos sedikitnya 131.778 atau sama dengan jumlah yang saat ini sudah terpenuhi oleh Kemensos dan Dinsos Provinsi Banten dengan sumber anggaran refocusing APBD Kota Tangerang sebesar 144 Milyar,” jelasnya.

KKR juga meminta kepada DPRD Kota Tangerang untuk mengawasi dan mengawal anggaran refocusing APBD Kota Tangerang untuk penanganan Covid-19 tanpa jarak sedikit pun.

“Jangan sampai Pemkot Tangerang melakukan Drama ditengah kesulitan rakyat. Sebab Hal itu sangat bertentangan dengan amanat penderitaan rakyat yang digaungkan oleh Bung Karno,” tukasnya.

© 2020 Fakta Khatulistiwa. All Rights Reserved.