TANGERANG, Faktakhatulistiwa.com – Ketua Komisi II DPRD Kota Tangerang geram terkait adanya pungutan liar (pungli) dana Bantuan Sosial Tunai (BST) yang terjadi di wiayah Buaran Indah, Kecamatan Tangerang.

Politisi dari fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Saeroji ini mengatakan bahwa bansos adalah jelas haknya si penerima, dan jelas dengan alasan apapun pihak pendamping tidak berhak untuk melakukan pungutan.

“Kami dari Komisi dua telah menyampaikan ke Dinas Sosial untuk kembali mendata PSM ataupun petugas pendamping PKH baik itu dari tingkat kelurahan ataupun kecamatan untuk diperbaiki lagi, karena banyak kasus-kasus yang seperti itu (pungli bansos -red),” kata Saeroji kepada Faktakhatulistiwa.com di ruang kerjanya, Selasa (3/8/2021).

Lebih lanjut, bahwa sempat diakui oleh PSM Buaran Indah terkait adanya pungutan dana BST kepada para penerima untuk partisipasi biaya peminjaman lahan Sekolah yang dijadikan untuk lokasi penyaluran bansos.

“Dengan alasan apapun itu sebuah kesalahan, dan apabila harus diperoses sesuai hukum ya harus diperoses sesuai aturan yang berkeadilan. Kalau itu sudah melakukan memotong atau menyunat bansos itu adalah sebuah kesalahan,” jelasnya.

“Sekarang dari pemkot sudah ada nomor pengaduan ya terkait adanya pungli bansos. Dari dulu kita udah ingetin Dinas Sosial, urusin, beresin nih masalah begini baik itu pengaduan. Dan akhirnya ini kan berlarut-larut ini, sampai Menteri ikut turun kan udah memalukan Kota Tangerang,”

“Tinggal datanya diberesin, dan petugas-petugas dilapangannya juga diarahakan, diawasi dengan benar, karena bukan hanya di BST ini aja yang lainnya juga banyak,” pungkasnya.

Dikesempatan yang sama, senada ditambahkan oleh anggota Komisi II DPRD Kota Tangerang, Dedy Fitriadi, bahwa adanya pungutan apapun terkait bansos itu dilarang dan bagi para petugas yang melakukan hal itu sudah mencoreng nama baik Kota Tangerang.

“Seharusnya ini ada tindakan, dan laporan dari masyarakat, karena ini menjadi insiden buruk untuk hal yang lain, karena untuk apapun nama baik Kota Tangerang,” kata politisi dari Partai Demokrat ini.

Oleh karena itu, Dedy menghimbau kepada masyarakat yang khususnya di wilayah Buaran Indah agar tidak takut untuk melaporkan adanya pungli bansos yang dilakukan oleh oknum-oknum pendamping.

“Untuk masyarakat saya berharap tidak perlu ada yang dikhawatirkan, atau merasa seperti informasi dilapangan takut dicoret, tidak jadi si penerima manfaat lagi. Sebenarnya gak perlu takut. Kita ada lembaga yang mewakili DPRD Kota Tangerang, kita siap backup masyarakat,” tegasnya. (Yud/Faktakhatulistiwa.com)

follow and like us:
Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan