NEWS TICKER

Keabsahan Surat PUPR Banten Diragukan, LSM BMI Desak Penegak Hukum Untuk BONGKAR INTAKE!!

Minggu, 5 Juli 2020 | 2:30 pm
Reporter: Indra
Posted by: Indra Rubadi
Dibaca: 288
Palang Intake PT.Villa Permata Cibodas, Foto indra Faktakhatulistiwa.com

KOTA TANGERANG, Faktakhatulistiwa.com – Surat jawaban Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten terkait izin berdirinya intake PT Villa Permata Cibodas diragukan keabsahannya.

Pasalnya, surat jawaban dari PUPR Provinsi Banten tidak didasari berdasarkan Kop Surat ataupun stample resmi kedinasan, saat surat tersebut datang melalui jasa kurir pengiriman barang.

Oleh karena itu, LSM Bintang Merah Indonesia (LSM BMI) masih mempertanyakan kejelasan adanya plang izin yang bertuliskan dari Dinas PUPR Provinsi Banten yang terpasang di lokasi adanya intake milik PT Villa Permata Cibodas di wilayah Panunggangan Barat, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, dengan bertuliskan “PEMERINTAH PROVINSI BANTEN, DINAS PUPR UPTD PENGOLAHAN DAS CIDURIAN-CISADANE” bernomor 351/KPTS/M/2017 tentang “Pemberian Izin Pengusahaan Sumber Daya Air Kepada Perseroan Terbatas Villa Permata Cibodas Untuk Usaha Air Baku Perumahan Di Sungai Cisadane Kota Tangerang Provinsi Banten”

“Jadi pertanyaan, plang tersebut menjelaskan PUPR Provinsi,” ungkap Ketua LSM BMI, Dedy-Coky, Sabtu (4/7) sore.

Menurut Dedy, dari jawaban tertulis dalam surat dari Dinas PUPR Provinsi Banten yang mengatakan tidak ada rekomendasi izin untuk intake PT Villa Permata Cibodas masih diragukan.

“Kop surat diragukkan dan tidak ada stempel Dinas, tidak mungkin PUPR tidak mengetahui hal tersebut, keabsahan diragukan, tapi ini akan menjadi bukti tambahan,” terangnya.

Meskipun keabsahan surat dari Dinas PUPR Provinsi Banten atas nama pengirim berinisial Tw masih diragukan, LSM BMI akan terus mendorong penegak hukum untuk segera mengungkap siapa oknum dan mendesak Pemerintah untuk membongkar intake tidak berizin intake yang telah merugikan masyarakat serta Pendapatan Anggaran Daerah (PAD) ini.

“LSM Bintang Merah akan terus mendorong kasus ini untuk pembongkaran dan akan mendorong ke pihak penegak hukum untuk mengungkap siapa oknum dibalik intake ini,” tukasnya.

© 2020 Fakta Khatulistiwa. All Rights Reserved.