NEWS TICKER

Ke Tiga Kalinya, Tuntutan Anak Wakil Walikota di Tunda Lagi Oleh Hakim

Rabu, 6 Januari 2021 | 5:47 pm
Reporter: Oki
Posted by: Redaktur
Dibaca: 978
Layar visual pasca sidang Akmal Cs di PN Tangerang, foto istimewa Faktakhatulistiwa.com

KOTA TANGERANG, Faktakhatulistiwa.com – Sidang Akmal Soheirudin Jamil dan teman temanya di tunda oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Gojali yang ke tiga kalinya, Senin (4/1/2021).

Menurut JPU Gojali di hadapan majelis Hakim R Suryo Aji. SH., MH. Tuntutan belum selesai dan masih dalam penyusunan. Mendengar Jaksa belum siap tuntutan majelis hakim Suryo menunda sidang dengan memberikan waktu lagi untuk jaksa menyusun tuntutannya.

Kuasa hukum terdakwa ketika di tanya wartawan soal penundaan yang ke tiga kalinya, jawabnya “no komen, itu kewenangan jaksa,” singkatnya sambil keluar gedung pengadilan.

Ke empat terdakwa Akmal Sohaeirudin Jamil, Dede, Syarifudin, dan M Taufik perkaranya di pisah jadi empat berkas.

Ke empatnya di sidangkan oleh tiga Jaksa Penuntut Umum (JPU) yakni, Gojali SH, Adib SH, dan Neisa Sabrina SH, sejak tanggal 26 Oktober 2020. Dan sampai Januari 2021 perkara ini dikatakan masih molor di tangan Kejaksaan.

“Pasal 114 undang undang no 35 tahun 2009 tentang narkotika unsur inilah yang bisa memenuhi tuntutan Jaksa maupun putusan Hakim,” ujar pakar hukum pidana Badriyansah. SH., MH.

Badriyansah pun mengatakan, kalau jaksa kejaksaan mau mainkan perkara ini seharusnya jangan masukan JPU yang juga anak dari Gubernur Banten.

“Disinilah buah simalakama. Jaksa mau bantu anaknya Wakil Walikota. Tetapi tim Penuntut Umum adalah anak Banten Satu (Gubernur Banten -red), Inilah yang membuat blunder,” pungkasnya.

Seperti diketahui, terdakwa Akmal Sohaeirudin Jamil di tangkap oleh polisi jam 15 di jalan taman bunga V Cipondoh, pada Sabtu, tanggal 6 Juni 2020 berkat pelacakan dari hp Dede yang tertangkap lebih dulu oleh anggota Satnarkotika PMJ. Akmal di tangkap berdasarkan chat pesan whatsapp dan bukti trasfer uang di hp ke terdakwa Dede. Terdakwa anak wakil walikota ini mentrasfer uang 800 Ribu untuk membeli sabu-sabu 1 gram seharga 1,6 dengan hasil patungan bersama Dede, Syarifudin dan M. Taufik.

Barang bukti yang di amankan, sabu-sabu seberat 0,51 gram dan di atas kasur 0,31 gram berikut ganja 7,3 gram. Banyaknya barang bukti inilah, diduga JPU terlihat bingung mau menuntut terdakwa anak Wakil Walikota ini, yang perkaranya dipisah menjadi empat berkas.

© 2020 Fakta Khatulistiwa. All Rights Reserved.