NEWS TICKER

Jaringan Sabu 200 Kg Medan ke Jakarta di Sidangkan

Kamis, 28 Januari 2021 | 1:25 pm
Reporter: Oki
Posted by: Admin
Dibaca: 149

KOTA TANGERANG, Faktakhatulistiwa.com – Masih ingat warga taman Cibodas di hebohkan gudang jagung menyimpan sabu- sabu 200 kilo gram.

Pelaku usaha bisnis sabu sabu berkedok gudang jagung mulai di sidangkan oleh Jaksa Penuntut Umum Deccy Ahyar SH, Jaksa Kejaksaan Agung, Jaksa Pengganti Neisa Sabrina SH dan Samsul Huda SH Jaksa Kejaksaan Kota Tangerang. Rabu, 27/01/2021.

Suasana Persidangan di PN Tangerang, foto istimewa Faktakhatulistiwa.com

Terdakwa Muzakir dan Fahrurazi di jerat pasal 114 ayat (2) Jo pasal 132 ayat (2) undang undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika pasal 111 ayat (1) Jo pasal 132 ayat (1), dengan ancaman hukuman mati atau seumur hidup maksimal 20 tahun penjara.

Terdakwa Fakrurrazi als Yon als Agus Wijaya bersama sama dengan terdakwa dua, Muzakir als Adi, di duga pemilik sabu seberat 200 kilo gram dalam  agenda sidang pemeriksaan saksi, Rabu 27 / 1 / 2021 di Pengadilan Negeri Tangerang sidang telekomfren dari Polda Metro jaya.

Kedua terdakwa ditangkap Badan Narkotika Nasional  ( BNN )  Selasa, 28 / 7 / 2020  sekira jam 16.00 Wib, Mahmudin als Bombom pemilik barang ( DPO ) ketika menurunkan muatan dari mobil Truck B 40 76 BGH  bermuatan Jagung di Gudang Beras, Subur Tani Jalan Prabu Sliwangi, Cibodas Perumnas III, Kota Tangerang – Banten.

Dari hasil Penangkapan, BNN mengamanakan 20 karung goni yang disamarkan, jagung pakan ternak, setelah dibuka isinya adalah Narkotika jenis sabu sebanyak 200 bungkus plastik kristal bening (sabu) dengan  berat Netto  212.578 gram. Perbuatan Kedua terdakwa sesuai surat dakwaan jaksa telah melakukan percobaan atau pemupakatan jahat, menawarkan untuk di jual, menjual menjadi perantara dalam menyerahkan narkotika golongan satu bentuk bukan tanaman (sabu).

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Samsul Huda SH  dan Neisya Sabrina SH menyidangkan kedua terdakwa, dari Kejaksaan Negeri Kota Tangerang,

“Menghadirkan 3 anggota saksi Polisi, Edy Suranta Tarigan, Hendrikus Nekin dan Hutasoit dari BNN yang terlibat dalam penangkapan langsung mulai dari pemantaun  sampai penangkapan,” ujar saksi dalam persidangan.

Saksi Hutasoit dihadapan majelis hakim Komarudin Simanjuntak mengatakan,

“Sudah ditugaskan dari BNN bersama Tim ke Medan selama 1 bulan, untuk memantau karena ada informasi dari masyarakat ada barang besar mau masuk ke Jakarta,” tambahnya.

Menurut saksi di Persidangan Muzakir berperan mengkoordinir barang yang mau masuk ke gudang Beras ‘Subur Tani’ di Jalan Prabu Sliwangi Perumnas III Kecamatan Cibodas Kota Tangerang.

Sedangkan saksi Edy Suranta Tarigan dan Hendrikus dari BNN,  sudah 1 bulan memantau Gudang Beras Subur Tani, tempat untuk membongkar muatan Truck yang bermuatan jagung  di samarkan pakan ternak berisi 200 Kg kristal bening jenis sabu.

Fakrrurazi menurut saksi Edy dan Hendrikus saat penangkapan  bertugas mengarahkan Truck  mulai keluar pintu Tol Karawaci dan menunggu di Mall Shinta Tangerang, dan menggiring Truck sampai ke Gudang Beras  Subur Tani di Jalan Prabu Sliwang Tangerang.

Kuasa hukum terdakwa Abel Marbun SH yang mendampingi  Kedua terdakwa,  Fakrorrazi dan Muzakir menanyakan kepada saksi yang dari BNN di Persidangan, apakah perkara Muzakir  ada hubunganya dengan barang bukti sabu 2 kg dan sudah dituntut 12 tahun penjara, saksi mengatakan tidak ada hubungan.

Nama Muzakir ada di kepemilikan sabu sabu 2 kilo gram dan sudah di tuntut 12 tahun penjara oleh jaksa Kejaksaan Negeri Kota Tangerang. Kalau memang itu orangnya yang bernama Muzakir hari ini saya bacakan pembelaanya ujar Marbun.

© 2020 Fakta Khatulistiwa. All Rights Reserved.