NEWS TICKER

Jambret Bertopeng Rampas Ponsel Anak Kecil di Sukasari

Jumat, 30 Oktober 2020 | 11:39 am
Reporter: DAB
Posted by: Redaksi
Dibaca: 756

KOTA TANGERANG, Faktakhatulistiwa.com – Seorang anak kecil kembali menjadi korban aksi penjambretan ponsel di Wilayah Kelurahan Sukasari, Kecamatan Tangerang, pada Kamis (29/10/2020) sore.

Ikhwal kejadian, seorang anak yang sedang bermain ponsel di sekitar rumahnya tersebut, didatangi oleh seorang pria yang berpura-pura menanyakan alamat, namun seketika itu ponsel berjenis android langsung dirampas oleh pelaku.

“Dia (korban-red) sempet ditanya ama pelaku dimana rumah Haji Sahroni, nah si anak nunjukin tuh rumahnya pak Haji, pas tuh anak nunjukin rumahnya pake tangan tiba-tiba si pelaku ngejambret HP si anak dan langsung kabur kebut bawa motor,” terang Junaidi salah satu saksi saat kejadian.

Pasca kejadian, saksi yang akrab disapa Juned ini pun menerangkan, bahwa dirinya sedang berada di teras rumah berbincang dengan kedua temannya. Mendengar teriakan-teriakan jambret dirinya sigap mencegat si pelaku yang kebut membawa motor, namun pelaku berhasil lolos.

“Lagi ngobrol sama anak-anak bertiga, denger teriakan jambret, gua langsung kejar coba gua tendang gak kena, itu pelaku posisinya lagi ngebut,” terangnya.

Saat mencoba melakukan penghadangan pelaku jambret, dirinya yang sempat berpapasan secara langsung, sangat yakin mengenali ciri-ciri sipelaku.

“Gua papasan langsung, itu ciri-ciri pelaku dari motor sama bajunya masih sama yang dia pake semalem, gua yakin karena semalem juga muter-muter aja di Sukabakti, ga jauh itu pelakunya bekas orang sini juga, dia berani karena tau lokasi,” tegas Juned saat ditemui wartawan.

Dirinya pun siap bersaksi bila pihak Kepolisian memerlukan bantuannya, namun dirinya tidak bisa memastikan apakah keluarga korban sudah lapor ke Polisi atau belum.

Hingga berita ini dilayangkan, pihak Kepolisian Sektor Tangerang Kota mengatakan belum mendapat laporan, serta keluarga korban pun belum dapat ditemui karena kondisi si anak tampaknya masih trauma setelah kejadian itu.

© 2020 Fakta Khatulistiwa. All Rights Reserved.