TANGERANG, Faktakhatulistiwa.com – Ada empat ruas tol baru bakal hadir di Kabupaten Tangerang, diantaranya Tol Serpong-Balaraja, Tol Kamal-Teluknaga Rajeg-Balaraja (Tol Kataraja), Ruas Tol Semanan-Balaraja (Serbaraja) dan Ruas Tol Pakuhaji-Sepatan-Timur-Neglasari Bandara Soekarno Hatta.

Sekertaris Daerah Kabupaten Tangerang Moch Maesal Rasyid (Rudy Maesal) mengatakan rencana pembangunan ke-empat ruas tol ini sudah melalui kajian mendalam serta sebagian proses perijinan sudah mendapat persetujuan dari kementrian terkait.

“Penetapan lokasi untuk ruas tol sudah di setujui oleh Gubernur Banten, dimana bakal melintasi sejumlah kecamatan dan desa didalamnya, sebagai pemerintah daerah kita terus lakukan monitoring dan evaluasi terkait proyek ini,” terang Moch Maesal Rasyid, Kamis (8/7).

Pria yang akrab di panggil Rudy Maesal ini mengakui kalau hal ini bagian dari upaya Bupati Tangerang dalam memenuhi kebutuhan sarana infrastruktur transportasi bagi masyarakat Kabupaten Tangerang di masa mendatang.

“Bupati melihat kebutuhan akses jalan atau transportasi akan menjadi kebutuhan jangka panjang yang bakal dinikmati anak cucu kita, karena kita melihat wilayah ini akan terus mengalami perkembangan secara ekonomi dan jumlah populasinya,” paparnya.

Moch Maesal Rasyid menjelaskan kalau ke empat ruas tol ini semuanya di bawah naungan konsorsium perusahaan swasta. Dimana kita hanya monitor dan evaluasi, sehingga Pemerintah Kabupaten Tangerang tidak akan terlibat dalam urusan pembebasan lahan di wilayah yang menjadi zonasi pembangunan ruas tol yang melintasi kawasan KecamatanTeluknaga, Pakuhaji, Kosambi, Sepatan Timur, Rajeg, Balaraja serta kecamatan lainnya.

“Tol Serpong Balaraja di bawah konsorsium PT. Trans Bumi Serbaraja, Tol Kamal Teluknaga Rajeg Balaraja atau atau Ruas Tol Kataraja di bawah konsorsium PT. Duta Graha Karya, Ruas Tol Semanan Balaraja atau Serbaraja di kelola oleh konsorsium PT. Alam Sutera Realty Tbk, dan Ruas Tol Pakuhaji Sepatan Timur Neglasari Bandara Soekarno Hatta di kelola konsorsium Raharja Bandara Agung,” tegasnya.

Sekretaris Dinas Tata Ruang dan Bangunan Henry menambahkan merupakan mendukung dalam proyek strategis nasional, keempat jalan tol tersebut memjawab akan kebutuhan infrastruktur jalan di Kabupaten Tangerang.

“Jalan Tol Kamal-Teluknaga-Rajeg sepanjang 35,6 KM, Tol Serpong-Balaraja sepanjang 37,6 KM, Tol Semanan-Rajeg-Balaraja 21 KM dan Tol Pakuhaji-Sepatan Timur 11,5 KM,” ungkap Hendry.

Pembangunan Tol tersebut akan menambah solusi kemacetan di wilayah Barat hingga wilayah utara Kabupaten Tangerang, sekaligus mendukung pertumbuhan wilayah Bandara internasional Soekarno Hatta.

“Percepatan pembangunan tol ini merupakan salah satu upaya memenuhi kebutuhan masyarakat akan kebutuhan ruas jalan penghubung antar kecamatan yang begitu luas di Kabupaten Tangerang,” ujar Hendry.

Camat Pakuhaji Asmawi mengakui wilayahnya bagian dari proses perencanaan pembangunan dua ruas jalan tol diantaranya Tol Kamal-Balaraja, Tol Pakuhaji- Bandara.

“Tol Kamal Balaraja melintasi 5 desa yaitu Kohod, kalibatu, Kramat, sukawali dan Surya bahari. Sedangkan tol Pakuhaji bandara melintasi Kohod, Gaga, rawaboni,” jelas Asmawi.

Asmawi menjelaskan dalam SK yang di keluarkan kita bagian yang terintegrasi dalam pembangunan ruas tol yang melintasi Pakuhaji, namun dalam kapasitas evakuai dan monitoring pembangunnnya.

“Gubernur yang menetapkan penetapan lokasi Titi lintasan sedangkan kita hanya di libatkan hanya dalam evaluasi dan monitoring pembangunan, sedangkan hal lain seperti pembebasan lahan sepenuhnya di tangani konsorsium perusahaan terkait,” tegasnya.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *