NEWS TICKER

Ini Dia Faktor Pembentukan Warna Ikan Cupang

Minggu, 18 Oktober 2020 | 11:27 am
Reporter: Redaksi
Posted by: Redaksi
Dibaca: 929

 

Faktakhatulistiwa.com – Baru-baru ini masyarakat kembali mengenal tren memelihara ikan cupang, di saat sedang ramai, serta banyaknya pegawai yang di rumahkan.

Selain menjadi peliharaan, ternyata tidak sedikit masyarakat yang membudidaya ikan cupang untuk dijadikan alternatif sebagai mata pencaharian. Di kalangan penggemar, ikan cupang umumnya terbagi atas tiga golongan yaitu cupang hias, cupang aduan dan cupang liar.

Ikan cupang yang awalnya dipelihara untuk aduan saja, bergeser menjadi ikan cupang yang bertujuan untuk menjadi ikan hias yang menarik untuk memanjakan mata kita karena keunikan warnanya.

Ada faktor lain yang mendukung pembentukan warna dan ekor ikan cupang hias, antara lain adalah:

Air

Ini poin paling penting. Karena jadi media hidup ikan. pH air harus stabil (untuk cupang, pH yang cocok di kisaran 6,2-7).

Air paling cocok adalah air sumur yang sudah dicampur dengan garam ikan, daun ketapang, dan sedikit obat biru (blitz icht).

Jangan menggunakan air PAM, karena kadar kaporit dapat merusak badan ikan.

Pakan Bergizi

Sebaiknya jentik nyamuk atau kutir. Bagaimanapun pakan alami hidup adalah pakan terbaik untuk cupang. Pakan alami hidup paling umum untuk pakan cupang di antaranya: jentik nyamuk (encuk, uget-uget), kutu air, cacing darah, dan cacing sutra.

Untuk mempercepat mutasi warna, sebaiknya pakai kutu air.

Untuk membentuk badan ikan cupang yang proposional, maka jentik nyamuk adalah pilihan terbaik.

Untuk boost size, cacing sutra bisa jadi pilihan. Tapi jangan kebanyakan, badan ikan cupang bisa rusak (obesitas, tidak proporsional).

Cacing darah juga bisa jadi pilihan untuk mempercepat mutasi warna. Tidak terlalu banyak kandungan lemak seperti cacing sutra.

Daun Ketapang

Penggunaan daun ketapang ini harus yang sudah diolah. Jangan daun kering mentah langsung dimasukkan.

Karena kadar minyak dan getah justru bisa membunuh ikan. Selain itu Zat Tanin yang terkandung bisa memantik mutasi warna jadi lebih cepat. Daun Ketapang juga jadi pembunuh bakteri secara alami.

Wadah

Harus agak luas. Untuk cupang dewasa sebaiknya diberi wadah minimal toples plastik 2L atau soliter kaca minimal ukuran 10×10×15. Lebih luas lebih baik.

© 2020 Fakta Khatulistiwa. All Rights Reserved.