TANGERANG, Faktakhatulistiwa.com – Pembangunan fisik sarana prasarana jalan yang dibiayai APBD berlokasi di Fasilitas Umum (Fasum) Perumahan yang belum diserahkan pengembang ke Pemerintah Daerah (Pemda) banyak terjadi disejumlah Perumahan di Kecamatan Tigaraksa.

Bahkan jumlah pembangunannya dinilai melebihi wilayah luar perumahan atau di perkampungan dan diduga tidak masuk dalam forum Musrenbang Desa/Kelurahan.

Hal tersebut terungkap dari pernyataan Pimpinan LSM ALTAR (Aliansi LSM Tangerang) Ahmad Suhud yang mengaku telah menelusuri data dan informasi adanya kejanggalan pada Pembangunan fisik APBD Tahun 2021 di Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Tangerang.

Diungkapkan Ahmad Suhud kepada Tim Media kemarin (27/05) di Sekretariatnya di Tigaraksa itu kejanggalan yang cukup mencolok terjadi di salah satu Perumahan di Kelurahan Tigaraksa Perumahan Sudirman Indah, yang sesuai data terdapat pembangunan dan peningkatan jalan di sejumlah blok gang pada perumahan tersebut dalam jumlah titik cukup banyak dengan nilai pagu diatas 150 jutaan

“Fasilitas di Perumahan Sudirman yang dibangun APBD itu jumlahnya cukup banyak puluhan titik lokasi padahal infonya belum diserahkan ke Pemda tapi sudah dibangun oleh Dinas Perumahan Pemukiman (Disperkim),” ungkap Ahmad Suhud seraya menunjukan data titik lokasi yang dibangun.

Menurut Ahmad Suhud sesuai Perda nomor 4 Tahun 2012 tentang Penyediaan Utilitas Perumahan dan Permukiman yang bisa dibangun dana APBD itu yang sudah diserahkan kecuali Fasum nya ditelantarkan pihak pengembang dan itupun ada mekanismenya.

“Kami menganggap kegiatan pembangunan sarana fisik di area perumahan yang fasumnya belum resmi diserahkan itu bentuk pelanggaran dan Disperkim harus dikenakan sanksi, mirisnya lagi pembangunan fisik diluar perumahan malah terkesan sedikit padahal sudah melalui Musrenbang,” ujar Ahmad Suhud serius.

Sementara itu saat dikonfirmasi kepada Lurah Tigaraksa H. Ramawinata terkait pembangunan fisik jalan di kawasan Perumahan Sudirman Indah ia mengaku tidak mengetahui secara jelas apakah titik lokasi itu masuk dalam forum Musrenbang Kelurahan atau tidak karena dirinya dilantik menjadi Lurah baru beberapa bulan sehingga belum tahu jelas.

“Kalo soal fasos Fasum perumahan Sudirman Indah apakah sudah diserahkan atau tidak kasih waktu sy untuk mengecek karena sampai saat ini kami belum mendapat informasi yang akurat,” ujar Lurah Tigaraksa H. Ramawinata yang diketahui kediamannya juga di Perumahan Sudirman namun masuk ke wilayah Desa Pasir Nangka.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan