NEWS TICKER

Enggan Diketahui Publik Saat Vaksin, Gubernur : Kalo Gak Percaya Yaudah

Kamis, 14 Januari 2021 | 5:34 pm
Reporter: M. Rendi Saputra
Posted by: Redaktur
Dibaca: 3100
Gambar ilustrasi vaksin, istimewa Faktakhatulistiwa.com

KOTA TANGERANG, Faktakhatulistiwa.com – Terjadi insiden anekdot pada saat proses awal imunisasi Vaksin Covid-19 Forkominda dan Kepala Daerah Se-Provinsi Banten di Gedung Pendopo Bupati Tangerang, Kamis (14/1/2021)

Gubernur Banten Wahidin Halim didampingi Juru Bicara Satgas Covid-19 Ati Pramuji Hastuti bersilat lidah dengan para pewarta yang mengeluhkan penyuntikan vaksin Sinovac dilakukan secara tertutup.

Bagaimana tidak, tugas wartawan upaya mengambil objek gambar untuk mencari kebenaran vaksin Covid-19 tersebut merupakan Vaksin Sinovac yang disuntik kepada para pejabat.

Namun, hal itu nihil dengan alasan wartawan akan melanggar protokol kesehatan yakni mengundang kerumunan.

“Tidak bisa ambil gambar dari dalam, nanti ada media TV Streaming nya,” tutur Ati.” Tidak bisa bu, streaming tadi ga jelas gambarnya,” timpal wartawan.

Gubernur Wahidin Halim mencoba meyakinkan bahwa vaksin yang disuntik itu merupakan vaksin Sinovac. “Tadi saya liat tulisan divaksinnya Sinovac,” katanya.

“Kita gimana mau kasih tau masyarakat, bahwa Wali Kota, Bupati dan pejabat lainnya disuntik Vaksin,” timpal salah seorang wartawan Fotografer.

Screenshot video, istimewa Faktakhatulistiwa.com

“Ahh, kalau gak percaya yaudah ngapain datang. Orang ni vaksin Sinovac, gimana kamu nya gak percaya begitu,” balas Gubernur seraya menunjuk Vaksin di hadapan wartawan.

Beberapa saat kemudian, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar selaku tuan rumah mencoba menghampiri para wartawan. Ia melakukan dialog upaya mencari jalan tengah.

Zaki mengatakan pemerintah daerah sedang melakukan upaya terbaik menangani pandemi Covid-19. Jika, kondisi berkerumun seperti saat ini terjadi, akan menjadi sia-sia.

“Bagaimana kalau perwakilan 3 wartawan yang mengambil gambar dari dalam lalu dibagikan ke temen-temen yang lain,” kata Zaki yang kemudian disepakati wartawan.

© 2020 Fakta Khatulistiwa. All Rights Reserved.