TANGERANG, Faktakhatulistiwa.com – Hujan deras yang mengguyur Kota Tangerang, timbulkan genangan air setinggi lutut orang dewasa.

Tepatnya di Kampung Kelapa, Kecamatan Tangerang, yang menjadi jalan penghubung Kelurahan Cikokol, dan Kelapa Indah, yang menjadi batas wilayah kedua Kelurahan tersebut, Jumat (18/6/2021).

Kesempatan ini tak disia-siakan oleh anak-anak yang bermukim di sekitar wilayah tersebut, air hujan bercampur sampah dijadikan arena bermain layaknya kolam renang.

Salahsatu tokoh pemuda Kelapa Indah, Agia Adha mengatakan genangan air tersebut timbul sekitar pukul 15:30 dan surut setelah petang.

“Hujannya tidak terlalu lama, sekitar pukul dua siang, jam setengah empat sore air mulai naik,” kata Agia.

Menurutnya penyebab utama timbulnya genangan air tersebut diduga karena saluran drainase yang dahulu ada kini mengecil akibat marak pembangunan di sekitar wilayah tersebut yang tidak memperhitungkan dampak lingkungan.

“Dahulu. Sebelum dibangun rumah. Drainase besar hujan sebanyak apapun tidak banjir Setelah dibangun rumah, bawahnya drainase, Banjir deh. Mungkin disebabkan. Karena. Drainase yang dahulu mengecil,” jelas Agia.

Agia pun mengungkapkan salahsatu saluran air menghilang di jalan tersebut, kini dibangun menjadi salahsatu sekolah yang berada di wilayah tersebut.

“Banjir di sekitar sekolah Dilaraf school, saluran airnya hilang,” ungkapnya.

Warga lainnya yang merasakan dampak genangan air tersebut pun mengatakan hal senada, akibat penyempitan saluran drainase ditambah banyaknya sampah menimbulkan genangan air kurang lebih 400 meter di sepanjang jalan Kampung Kelapa.

“Yah saluran airnya mengecil, tambah sampahnya tuh bang liat aja, ada beberapa rumah kerendem kebanyakan warung pinggir jalan (sambil menunjuk ke arah salahsatu rumah-red),” Kata Ade warga Kelapa Indah.

Akibat genangan air tersebut, salahsatu mobil angkutan umum pun turut mogok akibat nekat menerobos genangan air.

Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.