NEWS TICKER

DPRD Fraksi Gerindra Angkat Bicara Zonasi Tidak Sesuai Program Tangerang Pintar

Kamis, 9 Juli 2020 | 1:12 am
Reporter: Indra
Posted by: Indra Rubadi
Dibaca: 138
H.Junadi - Turidi Susanto DPRD Kota Tangerang Fraksi Gerindra, foto indra Faktakhatulistiwa.com

 

KOTA TANGERANG, Faktakhatulistiwa.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Fraksi Gerindra angkat bicara atas Sistem Zonasi yang diterapkan Dinas Pendidikan Kota Tangerang yang tanpa memperhitungkan Warga Miskin & Kurang Pintar.

Terkait Zonasi yang diterapkan Dinas Pendidikan (DinDik) Kota Tangerang terkesan tidak merata dan tidak sesuai dengan Wilayah Kota Tangerang.

Beberapa Wilayah yang tidak memilik ataupun kekurangan Sekolah Menengah Pertama Negri (SMPN), sangat merugikan Warga Kota Tangerang yang berharap bisa mengenyam pendidikan dengan biaya terjangkau.

Keadaan yang diharapkan Warga, sesuai dengan Harapan Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Fraksi Gerindra Turidi Susanto, Bantuan Siswa Miskin (BSM) Kota Tangerang harus dianggarkan lagi untuk meng antisipasi bila ada Calon didik Warga Kota Tangerang yang tidak terakomodir mengenyam Pendidikan diSekolahan Negri.

“Anggarkan lagi BSM yang sesuai dengan kebutuhan Warga, anggaran BSM bisa digunakan untuk meng antisipasi Warga yang tidak ter akomodir bersekolah diSekolah Negri, Sistem Zonasi ini kan terkendala karena minimnya biaya diNegri, kalo Dinas mau bantu warga yang kekurangan biaya bersekolah dinegri, pasti akan jadi Solusi bagi warga yang memperhitungkan biaya diSwasta,” paparnya.

Walikota Tangerang memiliki Program Tangerang Pintar, sesuai dengan yang diharapkan Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang, Turidi Susanto.

“Walikota Tangerang kan sudah punya Program yang bagus, dengan manganggarkan lagi BSM, itu sudah menjadi sebuah bentuk perwujudan Kita mendukung Program Walikota yang bagus itu,” papar Turidi saat diwawancara awak media Pasca Hearing dengan DinDik Kota Tangerang diRuang Ban-Ang (Badan Anggaran) gedung DPRD Kota Tangerang.

Dilain sisi, Ketua Komisi I DPRD Kota Tangerang yang juga dari Fraksi Gerindra, H.Junadi mendukung harapan Wakil Dewan Turidi dan mengkritik kebijakan Jalur Sistem Zonasi yang diterapkan DinDik Kota Tangerang.

“Dinas itu harus Pro aktif, untuk yang punya Kartu Indonesi Pintar, Kartu TangCer (Tangerang Cerdas-red), bagi yang punya nilai tinggi masukan kePrestasi, bagi yang nilai rendah masukan ke Afirmasi karena targetnya kan meng akomodir Warga yang kurang mampu dan kurang pintar, kasian kan warga yang kurang mampu dan kurang pintar harus tidak bersekolah hanya karena kurang mampu dan kurang pintar, gimana kedepannya,” jelasnya.

H.Junadi pun menambahkan gambaran generasi penerus Kota Tangerang dimasa depan nantinya,

“Kepala Dinas berdosa besar itu, kalo Dinas niatnya membantu warga tidak mampu tapi tidak mau membantu, carilah Warga yang tidak mampu, tidak pintar, Dinas harus peka, dan itu PerWalnya sudah ada di Program Tangerang Pintar, dosa besar kalo Dinas ga mau membantu,” tegas mantan Militer, H.Junadi.

© 2020 Fakta Khatulistiwa. All Rights Reserved.