NEWS TICKER

DPK KNPI dengan Camat Batu Ceper Dinilai Kurang Bersinergi

Rabu, 16 September 2020 | 1:19 pm
Reporter: Tim
Posted by: Indra Rubadi
Dibaca: 218
DPK KNPI Orasi Depan Camat Batuceper, foto istimewa Faktakhatulistiwa.com

KOTA TANGERANG, Faktakhatulistiwa.com – Sejumlah Pemuda yang mengatasnamakan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Batuceper menggelar aksi unjuk rasa menuntut camat Batuceper dicopot dari jabatannya di kantor kecamatan Batuceper. Rabu, 19/09/2020.

Dalam Orasi Ketua DPC KNPI Kecamatan Batuceper Herdiansyah menilai Camat Batuceper Rahmat Hendrawijaya kurang melibatkan unsur pemuda dalam mensosialisasikan program – program Pemkot Tangerang yang saat ini tengah berjalan.

Selain itu, Hardiansyah juga menuding ada pembiaran atas beberapa proyek bangunan yang disinyalir belum mengantongi ijin dibeberapa titik diwilayah Batuceper.

“kita bicara terkait kondusifitas pemuda karna beliau tidak mampu untuk melakukan itu semua, kemudian yang kedua terkait beberapa program yang telah diklaim oleh bapak walikota tangerang cuma kami tidak pernah ada sosialisasi dan juga keterbukaan informasi publik, dan yang ketiga ijin mendirikan bangunan,”kata Hardiansyah.

Ia mengaku, camat yang dinilai terkesan menutup diri dari dan tidak pernah memberikan akses kepada organisasi pemuda untuk berbuat bagi lingkungan juga melandasi organisasi KNPI kecamatan batucer akan kembali menggelar aksi unjuk rasa lanjutan.

“Tidak ada solusi yang memang bisa diberikan oleh bapak camat kita, dan bahawasanya beliau juga sudah siap jika tuntutan kita tercapai, dan kami selaku pemuda akan terus melakukan upaya untuk bisa segera diganti karna kami ingin pemimpin yang ada di Batuceper ini lebih progresif lagi,”tuturnya.

Menanggapi hal tersebut, Rahmat Hendrawijaya Camat Batuceper mengaku siap hengkang dari jabatannya secara prosedural jika memang dinilai kurang mampu dalam bersinergi dengan elemen pemuda yang tergabung dalam organisasi KNPI Kecamatan Batuceper

“Kalau memang itu dasar untuk saya dicopot silahkan, sampaikan surat kepada walikota Camat batuceper untuk dicopot karna tidak ada toleransi dan tidak ada rasa kekeluargaan dengan pemuda,”tuturnya.

Meski demikian dirinya membatah menutup diri dengan organisasi KNPI seperti yang dituduhkan kepada dirinya, bahkan dirinya berkilah beberapa kali sebelum ada prosesi pelantikan dirinya telah melakukan komunikasi secara intens.

“Bukan saya tidak mau menghadiri pelantikan ketua, kita sedang dalam masa PSBB dan setiap kegiatan kerumunan itu tidak disarankan, saya malahan saya minta kepada panitia untuk melakukan pelantikan tersebut melalui Zoom meeting, bahkan sehari sebelum pelantikan saya sempat berkoordinasi dengan pak ketua,”kata Camat.

Terkait bangunan yang tidak memiliki ijin, masih menurut Camat, dirinya mempersilahkan seluruh elemen pemuda untuk turut mengawasi setiap proyek pembangunan yang ada diwilayah batuceper untuk selanjutnya dilaporkan kepada Satpol PP Kota Tangerang.

“Penegakan perda ranahnya ada disatpolPP Kota Tangerang, kalau memang ada bangunan diwilayah batuceper silahkan laporkan kita sama sama kesana mumpung ada teman – teman dari satpolPP disini,”ungkap Camat.

Ia juga menjelaskan, untuk program RWNet atau jaringan internet gratis dirinya hanya sebatas mengajukan dan melaporkan kepada dinas komunukasi dan informatika untuk dilakukan pemasangan yang saat tengah berjalan disetiap RW yang ada dikecamatan Batuceper.

“Kita tidak tahu menahu terkait program itu, itu adanya di Kominfo, untuk lebih detailnya teman – teman KNPI bisa berkoordinasi dengan Kominfo,”tuturnya.

Meski demikian, ia mengaku aspirasi yang disampaikan oleh KNPI Kecamatan Batuceper untuk selanjutnya akan dijadikan bahan evaluasi untuk lebih baik lagi dalam membangun sinergisitas dengan seluruh elemen masyarakat yang ada dikecamatan batuceper.

“saya hargai teman – teman menyampaikan aspirasi, dan apa yang disampaikan tersebut mungkin bagian dari kelemahan saya, dan itu adalah salahsatu koreksi buat saya,”pungkasnya.

© 2020 Fakta Khatulistiwa. All Rights Reserved.