NEWS TICKER

Disoal, Intake Lippo Kangkangi Perda Kota Tangerang

Jumat, 24 April 2020 | 2:42 pm
Reporter: Indra Rubadi
Posted by: Indra Rubadi
Dibaca: 778
Mahdiar Camat Cibodas, foto Indra Rubadi faktakhatulistiwa.com

KOTA TANGERANG, Faktakhtulistiwa.com – Lippo Karawaci saat dipertanyakan terkait ijin intake, diduga tidak ada niat memproses sesuai aturan Pemerintah Daerah (PerDa) Kota Tangerang.

Hal tersebut diketahui semenjak dilayangkannya Surat Teguran oleh Kecamatan Cibodas pada 03 Maret 2020 hingga dilakukannya pemanggilan oleh Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kota Tangerang pada 13 April 2020 sampai dengan kehadirannya di Kantor Pol PP Kota Tangerang pada 20 April 2020, Lippo Karawaci tidak bisa menunjukan berkas perijinan intake yang berada di Area milik Lippo Karawaci Kota Tangerang.

Seperti yang dijelaskan oleh Camat Cibodas Kota Tangerang Mahdiar.

Intake Lippo, foto istimewa faktakhatulistiwa.com

“Intake itu yang mengakibatkan banjir dan sampai sekarang blom ada penindakan apa-apa, sekarang oleh Pol PP Kota Tangerang diminta menujukan berkas perijinannya, mereka gak bisa sampai sekarang,” papar Camat Mahdiar saat ditemui diKantor Kecamatan Cibodas pada Kamis, (23/04/2020).

Saat awak media menkonfirmasi terkait Lippo Karawaci tidak memiliki ijin intake di Panunggangan Barat pada Kepala Seksi (KaSi) Deteksi Dini Pembinaan Masyarakat (BinMas) Pol PP Kota Tangerang Saiful hari Senin, 20/04/2020 beberapa waktu lalu, dirinya mengatakan bahwa selaku perwakilan Lippo Karawaci dari Departemen Air bernama Sukoyo, diduga sudah mengetahui perijinan intake tidaklah sesuai prosedur, tidak memperdulikan Teguran dan Peringatan dari Pemerintah Kota Tangerang.

“Saya sudah ketemu diKantor SatPol PP, itu di orang Legal, bukan saya, sudah ada yang handle,” jelasnya.

“Kami pihak SatPol PP dari kemarin minta agar menunjukkan berkas perizinan nya tapi tadi perwakilanya tidak membawa, tidak bawa apa-apa, Kami akan hubungi lagi akan kami kasih waktu tiga hari untuk menunjukkan berkasnya,” tandasnya saat diKonfirmasi melalui WhatsApp (WA).

Selaku Anggota DPRD Kota Tangerang Komisi II Dedy Fitriadi yang juga sebagai Sekertaris Fraksi Partai Demokrat, kebetulan berdomisili di Kelurahan Penunggangan Barat menyoroti pemberitaan terkait intake pun kembali angkat bicara.

“Pihak PemKot harus bertindak Tegas, Disegel aja, stop operasional,” Tegasnya.

© 2020 Fakta Khatulistiwa. All Rights Reserved.