TANGERANG, Faktakhatulistiwa.com – Warga di lingkungan RT02, RW03, Pajang, Benda, Kota Tangerang keluhkan bisingnya aktifitas pabrik pembuat compayer batubara.

Disebutnya, PT Asia Depelovment Enginering yang belum lama berdiri itu, berjarak berdampingan dengan rumahnya, sehingga suara bising aktifitas produksi pabrik dianggap merugikan warga.

“Kami sudah melaporkan ke pihak Kelurahan namun belum ada tindak lanjutnya,” ungkap Endang dalam keterangan tertulis yang diterima Faktakhatulistiwa.com, Senin (22/11/2022).

Tidak hanya itu, ia pun telah melaporkan kebisingan yang dialaminya, ke pihak Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang, namun hingga kini masih juga tidak menemui titik temu.

Bukti notulen pasca keluhan kebisingan yang hingga kini belum temui titik temu, foto istimewa Faktakhatulistiwa.com

“Sudah di datengi oleh DLH ke pabrik, dan rumah saya. Dan akhirnya dari DLH melakukan laboratorium kebisingan di depan kontrakan, dan rumah saya, di uji lab tetep saja di atas ambang batas 64 desibel sebelum itu sudah ada mediasi di kantor Dinas Lingkungan Hidup, antara pihak pabrik, dan saya. Namun tidak ada titik temu, dan saya merasa dirugikan sebagai warga,” jelasnya.

Lebih lanjut, kata Endang, produksi pabrik tersebut sempat terhenti, namun selang berapa waktu, dentuman mesin kembali terdengar kembali, sehingga warga bingung mengadu kepada siapa?

“Selang beberapa bulan pabrik stop sementara produksinya, kami merasa nyaman dengan tidak ada suara bising lagi, dan kemudian bulan ini kami mendengar suara bising lagi, dan istirahat saya merasa terganggu,” keluhnya.

“Saya melaporkan kembali ke DLH tanggapan dari mereka ditindaklanjuti hanya dengan pasang alat lab di depan rumah saya dan kemudian sampe sekarang belum ada tindaklanjutnya, kami sudah tidak nyaman dengan suara bising tersebut,” geram Endang.

Penulis : Yudha
Penerbit : Redaksi Faktakhatulistiwa.com

follow and like us:
Kiriman serupa

Tinggalkan Balasan